Keterlibatan TNI terkonfirmasi melalui sebuah pesan singkat internal yang menyebutkan adanya instruksi langsung dari Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin.
Dalam instruksi tersebut, seluruh jajaran TNI diminta siaga di pangkalan masing-masing dan menyiapkan pasukan untuk mengamankan objek vital negara.
Pengerahan kekuatan TNI juga mencakup kesiapan unsur pendukung, mulai dari penempatan ambulans, kesiapan rumah sakit darurat di RS Pelamonia, hingga peralatan Pengendalian Huru Hara (PHH) dan unit penjinak bahan peledak (jihadak).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membenarkan langkah pengamanan oleh TNI tersebut. Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pihak Kodam Hasanuddin untuk mencegah kericuhan semakin meluas.
"Hari ini kita berkoordinasi dengan TNI agar pengamanan dilakukan secara berlapis supaya aksi tidak melebar," ujarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Program Pembangunan Jalan Andalan Sulsel Dilanjutkan
-
Syarat Dapat Listrik Gratis dari Pemprov Sulsel 2026: Cek Apakah Rumah Anda Termasuk