Kutipan mengerikan inilah yang menjadi justifikasi bagi massa di Makassar untuk menyalakan api perlawanan mereka.
Suara dari Kobaran Api 'Polisi Pembunuh!'
Di tengah kepulan asap dan panasnya api, teriakan-teriakan massa menggema, memberikan suara pada kobaran api tersebut.
Spanduk bertuliskan "Menuju Reformasi Jilid II, #PolisiPembunuh" dan "Aparat Melindas yang Tertindas" menjadi manifesto tertulis dari api yang menyala.
"Kami mengecam tindakan kepolisian atas jatuhnya korban seorang driver ojek online di Jakarta tadi malam," teriak seorang jenderal lapangan. "Aparat pembunuhan bukan penegak hukum!" serunya, seolah menjadi aba-aba bagi api untuk berkobar lebih tinggi.
Malam itu, api di Makassar bukan hanya sekadar elemen perusakan, tetapi telah bertransformasi menjadi simbol perlawanan paling visual terhadap ketidakadilan yang mereka rasakan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Tag
Berita Terkait
-
Massa Mengamuk, Kantor Kejati Sulselbar Dibakar
-
Makassar Membara! Kematian Ojol di Jakarta Picu Amuk Massa, Pos Polisi dan Kantor DPRD Dibakar
-
Mahasiswa Makassar Demo Tuntut Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan
-
Ribuan Suporter PSM Makassar Siap Guncang Kota Parepare
-
Makassar Harus Perkuat Tata Kelola Sampah: Mulai dari Rumah Hingga TPA
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang
-
Uang Melayang Setengah Miliar Lebih, Janji Lulus Kedokteran Unhas Ternyata Cuma Tipu-tipu
-
Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Resmi Masuk Penjara 3 Tahun
-
Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri
-
Bahtiar Baharuddin Bantah Cawe-cawe Proyek Bibit Nanas Rp52,4 Miliar