SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Makassar Bernado Tavares mengakui persiapan timnya menjelang laga kedua Super League atau Liga I Indonesia melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC belum sempurna.
"Persiapan kami tidak sempurna, karena kami tidak memiliki semua pemain yang diinginkan untuk menghadapi pertandingan," katanya dalam konferensi pers di Bandarlampung, Jumat 15 Agustus 2025.
Terlebih, lanjut dia, beberapa pemain inti PSM Makasar masih cedera, dan ada pemain baru yang bergabung, sehingga membuat persiapan pada liga belum optimal.
Namun ini bukan alasan karena hal ini adalah kenyataan yang harus dihadapi tim.
"Meski belum berada dalam kondisi ideal, namun kami menegaskan siap untuk tetap tampil maksimal di laga esok hari," kata dia.
Pada sisi lain Tavares juga menyoroti Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC yang memiliki keunggulan karena sudah berlatih bersama lebih dari satu bulan.
"Sementara tim kami masih harus menyesuaikan kondisi pemain yang datang secara bertahap," kata dia.
Terkait dicabutnya sanksi FIFA terhadap klub, Pelatih Tavares belum bisa memastikan apakah semua pemain sudah dapat diturunkan pada laga Sabtu (16/8).
"Keputusan akhir akan bergantung pada administrasi teknis yang di luar kendali kami. Saya hanya pelatih. Besok baru kami tahu siapa yang benar-benar bisa dimainkan. Semoga bisa menurunkan lebih banyak pemain," kata dia.
Baca Juga: Sanksi FIFA Hantui PSM Makassar: Unggul Cepat, Akhirnya Ditahan Persijap!
Dia pun menekankan akan bermain sepak bola efektif dan ideal, namun tetap harus disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia di klub.
"Timnya kami akan tetap berusaha memberikan yang terbaik, apa pun kondisi yang sedang dihadapi," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?