Meski penyerahan SK Tahap I menjadi kabar menggembirakan, masih ada tenaga honorer lain yang belum masuk dalam gelombang pertama.
Pemerintah pun didorong untuk segera melanjutkan tahapan berikutnya dan mempercepat proses bagi tenaga non-ASN lainnya yang telah lama mengabdi.
BKD Sulsel sendiri menyatakan pihaknya telah menyiapkan skema untuk PPPK Tahap II dan III sembari menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
"Kami harap ke depan proses rekrutmen dan penyerahan SK bisa lebih cepat dan efisien. Tidak boleh ada lagi honorer yang menunggu terlalu lama," tegas Erwin.
Sementara, salah satu calon PPPK Tahap I dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Fitri, mengaku lega setelah akhirnya mendapatkan kepastian.
Fitri menyebut informasi penyerahan SK sebelumnya sempat simpang siur.
"Awalnya katanya 30 Juli, lalu mundur lagi. Tapi, alhamdulillah, akhirnya ada kepastian juga untuk 31 Juli. Ini sangat melegakan," ungkap Fitri.
Fitri berharap setelah menerima SK, proses administrasi lanjutan seperti penyesuaian gaji dan pemberkasan berjalan lancar.
Ia juga berharap pemerintah dapat segera mencairkan hak-hak PPPK sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca Juga: Gubernur Sulsel dan Ketua TP PKK Dikukuhkan Sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana
"Yang paling penting sekarang, akhirnya saya resmi jadi ASN, meskipun statusnya PPPK. Mudah-mudahan gajinya nanti sesuai, dan tidak tertunda lagi," harapnya.
Fitri mengisahkan bahwa ia mulai bekerja di lingkungan Satpol PP sejak akhir tahun 2020. SK kontrak awalnya diterbitkan pada tahun 2021.
Selama hampir lima tahun, ia terus mengabdi meskipun statusnya masih sebagai honorer. Kini, setelah penantian panjang, ia merasa haru bisa ikut dilantik menjadi ASN.
"Saya belum tahu siapa yang akan dampingi saat penerimaan SK besok, mungkin keluarga. Tapi ini momen penting, dan saya sangat bersyukur," ujarnya lirih.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II