Korban diidentifikasi sebagai Imran (23 tahun) dan Asrun Eko Putra (24 tahun).
Keduanya diserang saat dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan penumpang.
Insiden ini dikonfirmasi oleh Ka Ops Damai Cartenz-2024, yang menyatakan bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap dua warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek.
- Tahun 2025 (hingga Juli):
Memasuki tahun 2025, kekerasan terhadap tukang ojek masih berlanjut.
Pada Februari 2025, seorang tukang ojek pendatang berinisial Y (57 tahun) tewas dibunuh di Pelabuhan Aikai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Korban mengalami luka bacok parah yang dilakukan oleh orang tak dikenal.
Pihak TPNPB-OPM mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dengan tuduhan bahwa korban adalah intelijen yang menyamar.
Pada Juli 2025, seorang tukang ojek lainnya berinisial S ditemukan tewas di sebuah jurang di Kabupaten Puncak Jaya.
Baca Juga: Istri Selingkuh, Pimpinan OPM Ngamuk Tembak Warga Sipil di Papua Tengah
Korban mengalami luka bacok dan diduga kuat merupakan korban pembunuhan.
Secara umum, laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada akhir 2024 menunjukkan bahwa kaum pendatang yang berprofesi sebagai tukang ojek, sopir, dan pedagang merupakan sasaran teror yang umum di Papua.
Hal ini menggarisbawahi kerentanan tinggi yang dihadapi oleh kelompok masyarakat sipil dalam menjalankan aktivitas ekonomi mereka di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Perlu dicatat bahwa angka ini bisa jadi lebih tinggi karena tidak semua kasus mungkin terdokumentasi atau dilaporkan secara luas oleh media.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya