"Biasa itu bahasa lawan politik," komentar akun ryan.haryadi, memandang kontroversi ini sebagai bagian dari strategi politik yang tidak sehat.
Etika Pejabat Publik dan Sensitivitas Sosial
Di sisi lain, kubu yang kontra tidak mempersoalkan legalitas penggunaan dana. Fokus kritik mereka tertuju pada aspek etika, kepantasan, dan sensitivitas sosial.
Status Ratnawati kini bukan lagi sekadar pengusaha, tetapi juga istri seorang bupati yang secara otomatis menjadi figur publik.
Ia mengemban berbagai jabatan penting, mulai dari Ketua Tim Penggerak PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi, hingga Ketua Dekranasda Kabupaten Enrekang.
Jabatan-jabatan inilah yang menempatkannya di bawah sorotan publik.
Setiap tindakan dan perilakunya, termasuk di media sosial, dianggap merepresentasikan citra kepemimpinan di Enrekang.
Kritik utama adalah pameran gaya hidup mewah di tengah kondisi masyarakat, khususnya di Kabupaten Enrekang, yang masih banyak menghadapi tantangan ekonomi.
Memadukan kemewahan Eropa dengan ajakan acara PKK lokal dianggap sebagai sebuah kontras yang menyinggung rasa keadilan publik.
"Tidak ada yang larang (istri bupati jalan-jalan ke luar negeri), cuman kondisikan sekarang dia public figure," tulis akun sosmedmakassar, merangkum esensi dari pandangan kontra.
Pesannya jelas. Sebagai tokoh yang menjadi panutan, ada tanggung jawab moral untuk menunjukkan empati dan tidak memamerkan gaya hidup yang berlebihan.
Pandangan ini juga diamini oleh Wakil Ketua DPRD Enrekang, Abdurrachman. Ia mengingatkan bahwa menjadi keluarga pejabat berarti siap untuk terus diawasi oleh masyarakat.
"Karena setiap gerak-geriknya diperhatikan masyarakat," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa standar yang berlaku bagi warga biasa berbeda dengan standar yang melekat pada seorang figur publik.
Dilema di Era Digital, Di Mana Batas Privasi dan Tanggung Jawab?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar