SuaraSulsel.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.
Di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun anggaran 2018—2022.
Terbaru, lima orang saksi dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Kelima saksi yang dipanggil masing-masing berinisial FSI, RA, ZYR, DC, dan IHA.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memperkuat bukti dalam pengusutan kasus besar yang menyeret sejumlah pejabat dan pihak swasta di sektor transportasi perkeretaapian nasional.
“Pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK atas inisial FSI, RA, ZYR, DC, dan IHA,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (3/6/2025).
Nama-Nama Saksi dan Keterkaitannya
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu dari lima saksi yang dipanggil adalah Ferry Septha Indrianto (FSI), Direktur PT Pijar Utama sekaligus Direktur PT Indria Putra Persada.
Kedua perusahaan tersebut diduga pernah terlibat dalam pelaksanaan proyek di lingkungan DJKA.
Baca Juga: Rumah Digeledah di Makassar Terkait Kasus Kredit PT Sritex
Sementara itu, saksi RA diidentifikasi sebagai Rachmawati, pegawai negeri sipil (PNS) aktif di Kementerian Perhubungan.
Dua saksi lainnya, ZYR (Zulfan Yafi Ramadhan) dan IHA (Iwang Hendri Awan), juga disebut-sebut sebagai pegawai Kemenhub yang pernah terlibat dalam proses pengadaan proyek terkait.
Saksi kelima, Dedy Cahyadi (DC), merupakan Sekretaris Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
Ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara (LPPBMN) Kemenhub yang menjabat dari Juli 2021 hingga Desember 2022.
Bermula dari OTT pada April 2023
Kasus ini pertama kali mencuat ke publik setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah