Piprim juga mengatakan anak harus dibiarkan bergerak sebagai bagian dari rutinitas fisik harian agar tetap aktif dan sehat. Rutinitas bergerak juga jangan dihalangi dengan distraksi gadget yang membuat anak menjadi malas bergerak.
Hal ini juga sebagai stres relief anak agar tidak menjadi timbunan penyakit di kemudian hari.
“Karena stres kronik, orang yang overthinking itu juga bisa bikin banyak penyakit. Makanya bagaimana supaya nggak overthinking, olahraganya dosisnya masih cukup. Jadi kalau orang dibikin stres secara fisik, stres psikisnya akan berkurang,” katanya.
Piprim mengatakan di Indonesia prevalensi anak dengan diabetes tipe 1 masih cukup tinggi yakni hampir 90 persen anak, namun dengan gaya hidup dominan makanan manis dan malas bergerak diabetes tipe 2 juga akan menyamai posisi diabetes tipe 1.
Diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun dimana pankreas tidak bisa memproduksi insulin, dengan gejala fisik anak yang kurus sejak kecil.
Sementara diabetes tipe 2 disebabkan karena pankreas yang mengalami gangguan dalam memproduksi insulin dan tubuh menjadi resisten insulin akibat gaya hidup tidak sehat.
Piprim juga menjelaskan gejala diabetes tipe 1 dan 2 sama yakni anak menjadi lapar terus meski sudah makan banyak, banyak minum, urin meningkat dan berat badan menjadi susut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar