Karena itu, kebutuhan listrik pun meningkat, terutama untuk mengoperasikan pendingin ruangan dan perangkat audio.
“Alhamdulillah, kami mendapat promo yang menarik. Kami melakukan tambah daya dari sebelumnya 1.300 VA menjadi 2.200 VA. Sangat membantu untuk kenyamanan aktivitas di rumah,” ujar Aspin.
Selain meringankan beban biaya, promo ini juga mempercepat proses penambahan daya, karena seluruh proses dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.
Pelanggan cukup melakukan transaksi kelistrikan sebagai syarat awal untuk bisa mengakses diskon tambah daya.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Sri Mulyanti, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan setia sekaligus upaya untuk terus mendorong layanan berbasis digital.
“Kami ingin pelanggan menikmati layanan kelistrikan yang cepat, mudah, dan efisien. Program ini bukan hanya memberikan kemudahan biaya, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile, sehingga semua layanan bisa diakses dari genggaman tangan,” jelas Edi Sri.
Bagi pelanggan prabayar, cukup melakukan pembelian token melalui aplikasi PLN Mobile.
Sedangkan bagi pelanggan pascabayar, bisa dengan membayar tagihan listrik melalui aplikasi tersebut.
Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan memperoleh hak untuk mengajukan tambah daya dengan diskon 50 persen.
Baca Juga: Investasi Bergairah, Realisasi di Sulsel Naik Rp1,4 Triliun
PLN berharap melalui program “Bangkit Lebih Terang”, masyarakat dapat semakin mudah mengakses kebutuhan listrik sesuai perkembangan zaman dan pola hidup modern.
Terlebih lagi, kebutuhan listrik rumah tangga kini tak hanya sebatas penerangan, tetapi juga mendukung aktivitas bekerja dari rumah (work from home).
Belajar daring, menjalankan usaha rumahan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Edi Sri juga menambahkan bahwa program ini menjadi bagian dari semangat Hari Kebangkitan Nasional.
Di mana semangat kebangkitan bukan hanya dalam konteks kebangsaan, tetapi juga kebangkitan ekonomi dan produktivitas masyarakat.
“Dengan listrik yang cukup dan andal, masyarakat bisa lebih leluasa menjalankan aktivitasnya, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial. Inilah bentuk nyata dukungan PLN dalam menggerakkan Indonesia yang lebih produktif dan terang,” pungkas Edi Sri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online
-
Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban
-
5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online
-
Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika
-
Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online