"Saya senang melihat semangatnya. Saking semangatnya bulan tujuh sudah 58 (tahun). Tapi selalu ada peluang, asalkan semangat," kata Sudirman.
Bagi Syarifuddin, mendaftar seleksi PPPK bukan soal ambisi karier yang menjulang. Ini tentang penghargaan atas dedikasi puluhan tahun sebagai penjaga sekolah.
Syarifuddin juga ingin menunjukkan bahwa setiap pekerjaan di sekolah, tak peduli seberapa kecilnya di mata orang lain, pantas mendapat pengakuan dan peluang yang sama.
"Saya ingin tunjukkan, bahwa penjaga sekolah juga bisa ikut berjuang," katanya pelan.
Dan di sebuah ruangan ujian yang dipenuhi ratusan honorer lainnya, Syarifuddin telah menjadi inspirasi. Bukan karena ia punya jabatan, tapi karena ia punya tekad yang tak lekang oleh waktu.
BKN Pastikan Seleksi PPPK Tahap 2 Berlangsung Transparan
Pada kesempatan tersebut, hadir juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Profesor Zudan Arif Fakrulloh yang meninjau langsung pelaksanaan seleksi PPPK tahap 2.
Zudan menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi PPPK tahap 2 berjalan transparan dan terjadwal dengan ketat. Meskipun tengah beririsan dengan proses penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) tahap 1.
"Tiap hari akan diadakan percepatan penyelesaian tes PPPK. Tahap ini berhimpitan dengan proses penerbitan NIP tahap 1. Ini terus berproses," kata Zudan.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Temukan 'Harta Karun' yang Menyayat Hati di Rumah Warga Miskin Takalar
Mantan Pj Gubernur Sulawesi Selatan itu memastikan bahwa untuk CPNS, TMT-nya (Terhitung Mulai Tanggal) akan dimulai pada 1 Juni, dengan batas akhir penyelesaian hingga 30 Juni.
Sementara untuk PPPK, termasuk tahap 2, akan mulai aktif per 1 Oktober.
Zudan juga menjawab pertanyaan seputar kemungkinan adanya optimalisasi formasi dalam seleksi PPPK. Menurutnya, proses optimalisasi akan dilakukan setelah perhitungan menyeluruh untuk tahap 1 dan 2.
Optimalisasi artinya, peserta yang aslinya tidak lulus pada formasi yang dilamar diberi kesempatan di formasi lain.
"Misalnya, ketika ada peserta yang mengundurkan diri karena lokasi penempatan jauh, maka peserta dengan peringkat di bawahnya bisa naik menggantikan," jelasnya.
Kata Zudan, proses seperti itu sudah diterapkan pada seleksi PNS sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8