“Ini adalah bukti bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga spiritual yang sarat makna,” ucap Irman.
“Semangat dan ketulusan Ambo Sakka menjadi pelajaran bagi kita semua akan pentingnya memuliakan orang tua.”
Tak semua orang mampu menunda keinginan besarnya. Tak semua anak mampu mengutamakan kebahagiaan orang tua di atas ambisinya sendiri.
Tapi Ambo Sakka telah membuktikan. Bahwa surga memang berada di bawah telapak kaki ibu, dan terkadang untuk mendekati surga, kita harus bersedia berjalan lebih lama—bersama orang yang paling kita cintai.
Kini, saat pesawat jamaah haji siap lepas landas, Ambo Sakka menggenggam erat tangan ibunya. Ada air mata yang jatuh diam-diam. Bukan karena lelah, bukan karena takut.
Tapi karena rasa syukur yang dalam—bahwa akhirnya, mereka bisa menjemput panggilan suci… bersama.
Sebanyak 386 calon haji asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Makassar masuk Asrama Haji Sudiang Makassar.
"Seluruh calon haji Kloter 1 ini asal Makassar, sudah masuk tadi pagi dan akan diberangkatkan pada Jumat (2/5) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari," kata Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H Ali Yafid, di Makassar, Kamis 1 Mei 2025.
Ia mengatakan, sistem layanan jamaah calon haji diberlakukan one stop service atau layanan satu pintu.
Baca Juga: 37 Warga Sulsel Ditangkap di Tanah Suci: Pelajaran Pahit Haji dengan Visa Ziarah
"Hal ini akan memudahkan jamaah menyelesaikan semua persyaratan dalam satu ruangan dengan efisiensi waktu," ujarnya.
Menurut dia, layanan satu pintu itu penting agar jamaah calon haji dapat beristirahat dengan baik sebelum terbang ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji.
Sementara itu, salah seorang calon haji Kloter 1 asal Makassar, Muh Lutfi mengatakan, semua layanan yang diberikan pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar cukup baik.
"Pelayanan yang diberikan cukup baik dan juga terdapat layanan khusus bagi para lansia," katanya.
Ia mengemukakan, mulai dari proses pemanggilan bagi lansia yang sudah tiba jadwal berhajinya.
Masing-masing didatangi di rumahnya, selanjutnya dicarikan pendamping dari pihak keluarga yang juga sudah mendaftar calon haji.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Unhas Siap Jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur
-
Makassar Bakal Kehabisan Tempat Pemakaman di 2028, Apa Langkah Pemkot?
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?
-
Unhas Kampus Pertama Kelola MBG, Rektor: Ini Laboratorium Nyata Bagi Kami