Tak hanya itu, demi menjamin keamanan informasi dan mencegah potensi kecurangan, Unhas juga menyediakan 22 unit signal jammer atau pengacak sinyal.
Direktur Sistem Informasi dan Transformasi Digital Unhas, Dr. Eng. Adi Wahyudi Paundi, menyebut bahwa simulasi pelaksanaan UTBK sudah dilakukan dan berjalan lancar.
Selain itu, Unhas mendapat dukungan penuh dari Telkomsel, termasuk pengiriman tenaga Engineer on Site (EOS) untuk menjaga kualitas jaringan internet selama ujian berlangsung.
SDM dan Keamanan Proses
Untuk pengawasan ujian, disiapkan total 2.343 orang tenaga pengawas, yang terdiri dari 351 Penanggung Jawab Lokasi (PJL), 849 Wakil PJL, dan 1.143 Pengawas Ruangan.
Jumlah ini tergolong besar, sebab sesuai kebijakan, setiap pengawas hanya boleh bertugas satu kali selama periode UTBK.
Hal ini menunjukkan keseriusan Unhas dalam menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan UTBK.
Menurut laporan terbaru dari Panitia, kesiapan UTBK Unhas saat ini sudah mencapai 90%.
Beberapa hal teknis yang sedang disempurnakan termasuk pemasangan label ruangan, penunjuk lokasi, penyediaan genset, dan lainnya.
Baca Juga: Tembok yang Membelah Semangat Unhas
Dr. Adi Paundi optimis bahwa seluruh persiapan akan rampung dalam dua hari ke depan.
“Kita targetkan pada hari Sabtu, 19 April 2025, seluruh kesiapan sudah 100%. Jadi peserta tinggal fokus belajar,” ujarnya.
Imbauan untuk Peserta
Bagi kamu yang akan mengikuti UTBK di Unhas, pastikan untuk memperhatikan jadwal dan lokasi ujian dengan cermat.
Datanglah lebih awal pada hari H untuk menghindari keterlambatan.
Jangan lupa membawa dokumen penting seperti kartu peserta, KTP atau identitas lainnya, dan perlengkapan sesuai arahan panitia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban