SuaraSulsel.id - Tahun ajaran baru sudah di depan mata. Salah satu momen paling krusial bagi para calon mahasiswa adalah pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Sebagai bagian dari Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Di Universitas Hasanuddin (Unhas), persiapan UTBK 2025 sedang berlangsung dengan serius dan sistematis.
Kapan tepatnya UTBK di Unhas akan digelar?
Menurut informasi resmi dari pihak kampus, UTBK 2025 di Unhas akan dimulai pada Selasa, 23 April 2025, dan berlangsung hingga 3 Mei 2025.
Jadi, hanya tinggal hitungan hari sebelum ribuan peserta duduk di depan layar komputer untuk mengerjakan soal-soal seleksi nasional.
Untuk memastikan semuanya berjalan lancar, Panitia Pusat UTBK Unhas telah mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Koordinasi Persiapan UTBK-SNBT.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 17 April 2025 di Innovation Room, Lantai 2 Unhas Hotel and Convention.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan penting di lingkungan Unhas, termasuk Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, Direktur Pendidikan Prof. Risma Illa Maulany, serta para koordinator seksi pelaksana UTBK, kepala biro, dan direktur terkait.
Dalam arahannya, Jamaluddin Jompa atau yang akrab disapa Prof. JJ mengingatkan bahwa pelaksanaan UTBK merupakan tanggung jawab besar yang menentukan masa depan banyak generasi muda.
Baca Juga: Tembok yang Membelah Semangat Unhas
“UTBK sebagai salah satu jalur masuk ke perguruan tinggi negeri harus disiapkan semaksimal mungkin. Kita harus memastikan kualitas dari proses seleksi ini benar-benar terjaga,” tegas JJ.
Tahun ini, sebanyak 21.813 peserta akan mengikuti UTBK di Unhas, termasuk 18 peserta penyandang disabilitas. Untuk melayani jumlah peserta yang besar ini, panitia telah mempersiapkan infrastruktur yang memadai.
Persiapan Teknologi dan Infrastruktur
Unhas menyiapkan 1.215 unit komputer utama untuk pelaksanaan ujian, dengan 178 komputer cadangan serta 8 laptop tambahan.
Seluruh perangkat ini tersebar di 46 ruangan virtual, yang secara fisik berada di 33 ruangan berbeda.
Panitia juga menyediakan 20 server utama dan 5 server cadangan untuk mendukung kelancaran sistem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban