“Mudik Senang dan Menyenangkan bisa terwujud dengan dukungan layanan yang tepat dan kolaborasi semua pihak.”
Raden, seorang Konsultan di perusahaan pengembang tambak udang berkelanjutan yang melakukan perjalanan mudik dari Pelabuhan Makassar ke Surabaya menggunakan KM Labobar, Rabu (26/3/2025) mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang dengan adanya Posko Mudik Bersama BUMN.
“Menurut saya keberadaan [Posko Mudik Bersama BUMN] ini bagus ya, membuat fasilitas yang sudah ada di Pelabuhan Makassar semakin lengkap. Jadi mengakomodir keresahan pemudik yang misalnya kurang enak badan, jadi bisa terfasilitasi dan sangat membantu sekali,” ujarnya.
Senada, Jovanka yang merupakan seorang mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi di Makassar yang juga melakukan perjalanan mudik ke Surabaya dari Pelabuhan Makassar mengatakan bahwa keberadaan Posko Mudik Bersama BUMN sangat bermanfaat bagi pemudik.
“Kita bisa melakukan cek kesehatan secara gratis sebelum melakukan perjalanan menggunakan kapal laut. Sangat membantu sekali,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?