SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerapkan tiga hari bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO) bagi pegawai Pemprov Sulsel. Selebihnya dua hari bisa bekerja dari mana saja.
Hal tersebut diungkapkan Sudirman saat memimpin apel pagi, Senin, 3 Maret 2025. Ini adalah hari perdana Sudirman berkantor usai dilantik jadi Gubernur Sulawesi Selatan pada 20 Februari 2025.
"Saya akan (menerapkan) fleksibel working day, tiga hari kerja (di kantor) dua hari silahkan dimana saja bekerja. Yang penting outcome selesai, pekerjaan selesai," ujarnya.
Ia mengungkap, kebijakan ini sebagai wujud efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto.
Walau demikian, Pemprov akan mengoptimalkan sektor pendapatan untuk menunjang APBD. Selain itu, ia menegaskan agar pelayanan publik tetap harus berjalan.
"Saya sudah tanda tangan penerapannya," ucapnya.
Selain hari kerja, Gubernur juga mengubah aturan pakaian dinas pegawai di lingkup Pemprov Sulsel.
Dalam surat edaran nomor 800.1.12/1750/Biro Org dijelaskan penggunaan pakaian dinas ASN dan non ASN sebagai berikut:
1. Pada hari Senin menggunakan Pakaian Dinas Harian (PDH) berwarna khaki bagi Pegawai ASN dan pakaian berwarna abu-abu bagi pegawai non ASN, dengan celana untuk laki-laki serta rok panjang dan baju lengan panjang untuk wanita.
2. Hari Selasa dan Rabu menggunakan pakaian kemeja bebas rapi, dengan celana berbahan kain berwarna hitam untuk laki-laki serta rok panjang berbahan kain berwarna hitam dan baju lengan panjang untuk wanita.
3. Hari Kamis menggunakan PDH batik, dengan celana berbahan kain berwarna hitam untuk laki-laki serta rok panjang berbahan kain berwarna hitam dan baju lengan panjang untuk wanita.
4. Hari Jumat menggunakan pakaian muslim berwarna putih untuk laki-laki dan pakaian muslimah berwarna gelap untuk wanita. Bagi non-muslim menggunakan pakaian bebas rapi dengan celana untuk laki-laki serta rok panjang dan baju lengan panjang untuk wanita.
"Kita mau mengubah semua itu, prinsipnya kita ini sipil, kita bukan militer. Jiwanya tidak apa-apa seperti militer tapi pakaiannya tidak usah," kata Sudirman.
Salah satu PNS Pemprov Sulsel, MD, mengatakan WFA (Work From Anywhere) tidak bisa diterapkan untuk semua pegawai.
Seperti untuk pegawai yang bekerja di instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi
-
Bukan Sekadar Kartu, BRIZZI ARKIV Bawa Cerita Karya Lokal ke Blok M Hub
-
6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital
-
Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah
-
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela