Muhammad Yunus
Kamis, 10 Oktober 2024 | 17:48 WIB
Pj Bupati Ahmadi bersama calon investor setelah penandatanganan kerjasama investasi di Pinrang Investment Forum 2024, Kamis 10 Oktober 2024 [SuaraSulsel.id]

Tim DPMPTSP memaparkan capaian, kinerja petumbuhan investasi di depan seratusan peserta.

“Ada petumbuhan atau perbaikan kinerja nilai investasi sejak kami menggelar PIF tahun 2019. Tahun itu Pemda Pinrang menargetkan nilai investasi yang masuk 1 triliun, dan yang realisasi investasi mencapai 1,7 triliun,” ungkap Mirani.

Secara berturut-turut, Mirani menyebut mulai dari tahun 2020 hingga 2023 nilai investasi terus meningkat di Pinrang, bahkan saat Covid-19 mendera.

”Secara berturut-turut perolehan nilai investasi tahunan terus menanjak. Sejak 2019 hingga 2023 itu nilai investasi mulai dari 1,7 triliun, lalu naik 1,86 tahun 2021, lalu naik 1,96 tahun 2022 serta 2,17 tirliun di tahun 2023,” ungkapnya.

”Kinerja seperti itu membuat kami yakin bahwa investor nyaman, aman dan mendapat keuntungan di Pinrang,” sebut perempuan pamong yang telah memasuki tahun kelimanya sebagai Kepala DPMPTSP di Pinrang.

Dialog Investasi

Pada momen itu digelar dialog antara investor, mitra potensial, dengan pemerintah Pj Bupati H. Ahmadi Akil dan Kadis Dinas PMTSP Sulawesi Selatan, Asrul Sani dan dimoderatori Kamaruddin Azis, founder portal berita maritim, Pelakita.ID.

Ahmadi menyebut ada 10 program yang menjadi tugasnya sebagai Pj Bupati. Mulai dari penurunan inflasi hingga mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Dia juga menyebut sejauh ini komitmennya adalah melanjutkan program kepala daerah sebelumnya dan
oleh sebab itu dia mendukung ketika ada gagasan untuk membangun Sentra UMKM di Kota Pinrang.

Baca Juga: Kisah Warga Toraja Utara Rugi Miliaran Rupiah Karena Investasi Bodong

”Kita ada banyak usaha UMKM yang tumbuh, tugas kami memfasilitasi agar ada pusat UMKM, dan tahun ini kita bangun Sentra UMKM di Pusat Kota Pinrang,” kata Ahmadi.

”Ada tiga, bahkan empat bidang yang saya mau tekankan untuk kita fokus, port atau pelabuhan, pembangunan kawasan industri, bidang pertanian, termasuk perikanan,” tegasnya.

"Mari berinvesasi di Pinrang, Surga Investasi Sulawesi Selatan," seru Pj Bupati yang pernah sebagai Kadis Perindustrian Sulsel ini.

Sementara Kepala Dinas PMPTSP Sulsel Asrul Sani menyebut dasar pengembangan investasi adalah aturan atau grand design dari pusat, dari dokumen perencanaan.

”Pemda Pinrang harus merujuk ke sana. Ini merupakan ketentuan dan dengan demikian kita bisa menganggarkan sumber daya,” kata Asrul Sani.

Acara yang juga didukung oleh pmd Indonesia Energy, Bank Sulselbar dan BPJS Kesehatan ini berlangsung hingga pukul 1 siang dan mendapat tanggapan, umpan balik dari sejumlah pihak.

Load More