Penjelasan Kodam Hasanuddin
Kapendam Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Mangapul Hutajulu membenarkan soal empat oknum anggota TNI AD yang mengancam menembak dan menculik warga di kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Empat oknum itu merupakan anggota TNI AD Kodam XIV Hasanuddin. Kasus tersebut kini dalam proses penyelidikan.
"Iya, kejadiannya betul. Kasusnya tengah diproses dan penyelidikan," ujar Mangapul saat dikonfirmasi, Kamis, 5 September 2024.
Mangapul mengaku belum mengetahui identitas ke empat oknum di video yang beredar di media sosial, termasuk apa motifnya.
Namun, keempatnya kini dipanggil Denpom XIV untuk diperiksa.
"Kami masih menunggu penyelidikan dari Denpom tapi sudah dipanggil. Motifnya belum diketahui," ucapnya.
Sebelumnya, viral di media sosial empat oknum mendatangi rumah salah satu warga di Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Belakangan diketahui rumah itu milik Ketua Bappilu DPD Gerindra Sulsel, Harmansyah.
Baca Juga: Viral Anak Buah Prabowo Dapat Ancaman Pembunuhan, Pelaku Berseragam TNI
Dalam video berdurasi 44 detik terlihat salah seorang oknum TNI sempat mengeluarkan pistol.
Hingga kini belum diketahui apa motif dari kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso