Presiden Jokowi meninjau fasilitas RS Dharmais khusus layanan kanker ibu dan anak. (Suara.com/Lilis)
"Di situlah nanti kita bisa tahu kita posisinya di mana, sebelah sini ada stadion, kita (pesawat) tidak boleh mendekat," sebutnya.
Asri juga mengungkapkan, tidak ada masalah jika stadion nantinya beraktivitas malam hari. Namun, ia menegaskan beberapa persyaratan harus dipenuhi dan diawasi.
Misalnya, tidak boleh memainkan lampu, laser, layangan, hingga drone karena dapat membahayakan penerbangan.
"(Secara umum) Tidak masalah. Ada beberapa persyaratan, selain titik ketinggian, tidak boleh pakai laser, lepas balon, kalau pakai laser pilotnya silau. Kadang-kadang kalau lagi ada acara apa itu pada terbang tinggi (balon, drone), itu bisa kena pesawat juga," jelasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Warna BBM Pertalite Bening dan Gelap Beredar, Konsumen Bingung Pilih yang Mana?
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup