SuaraSulsel.id - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian Djajadi menegaskan kasus investasi bodong yang terjadi di kabupaten Toraja Utara sudah dalam tahap penyidikan.
Pelaku bernama Mohammad Azhar Fadly sudah ditetapkan tersangka dan dalam pengejaran.
"Saya sudah cek. Terlapor sudah berstatus tersangka dan dalam pengejaran," ujar Andi Rian saat dikonfirmasi, Selasa, 2 Juli 2024.
Rian mengatakan kasus ini jadi atensi pihaknya. Apalagi jumlah kerugian para korban mencapai puluhan miliar.
Baca Juga: Oknum Mahasiswa Kedokteran di Makassar Diduga Tawarkan Investasi Bodong, Korban Rugi Rp20 Miliar
"Saya sudah baca kronologinya. Ini seperti platform Binomo, berangkat dari keinginan para pihak untuk bermain trading. Jadi asumsi bahwa tidak ada tindak lanjut itu tidak benar. Kita atensi dan sudah jadi tersangka," jelas mantan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri itu.
Sebelumnya, sejumlah korban sudah melaporkan soal kasus investasi bodong yang dilakukan oleh Mohammad Azhar Fadly, mahasiswa kedokteran di Makassar sejak tahun 2022. Laporan tersebut teregister di Polda Sulsel dan juga Polres Toraja Utara.
Namun, sudah dua tahun berlalu, para korban belum mendapat kepastian soal penanganan kasus tersebut.
Salah satu korban bernama Harryadi Bara Ranga mengaku mengalami kerugian hampir Rp1 miliar. Ia dijanjikan keuntungan sebesar 30% dari jumlah dana yang diinvestasikan.
Namun setelah jangka waktu pencairan yang dijanjikan, ternyata pelaku sudah tidak bisa dihubungi dan diduga melarikan diri. Parahnya, sejumlah korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp20 miliar.
Baca Juga: 3 Pejabat di Polda Sulsel Dipecat Karena Judi
Harry mengaku tidak menaruh curiga sama sekali. Selain karena mereka berteman akrab, pelaku juga sempat memperlihatkan saldo rekening yang nilainya mencapai Rp1 miliar lebih.
Berita Terkait
-
Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Dasco Dengar Kabar Investor Dari Qatar Akan Masuk ke Danantara
-
Beda THR Ameena dari Ashanty vs Geni Faruk, Hampir Jadi Korban 'Investasi Bodong' Atta Halilintar
-
Investasi RI Bisa Terancam Gara-gara Ada Isu Oknum Ormas Minta THR ke Pengusaha
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting