SuaraSulsel.id - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyiapkan sejumlah skema menghadapi musim kemarau.
General Manager PLN UID Sulselrabar Moch Andy Adchaminoerdin mengatakan sudah menyiapkan beberapa upaya dalam menghadapi musim kemarau agar pemadaman bergilir saat elnino tahun lalu tidak terulang.
"Insyaallah kita akan jauh lebih siap dibanding 2023 terhadap musim kemarau yang panjang, sesuai prediksi BMKG," kata dia, Senin 10 Juni 2024.
Andy menjelaskan langkah pertama yang dilakukan PLN UID Sulselrabar saat ini ialah mengoptimalkan pembangkit non EBT (Energi Baru Terbarukan) yakni melakukan pemeliharaan berkala agar mampu memaksimalkan peran pembangkit non EBT.
Langkah ke dua, dia menjelaskan akhir tahun hingga awal tahun, beberapa pembangkit listrik telah direlokasi untuk membantu Sulawesi Bagian Selatan.
Termasuk rencana hadirnya pembangkit temporer dengan daya 100 MW pada Agustus mendatang.
"Kita pada Agustus atau November akan masuk pembangkit temporary 100 MW yang akan membantu kekuatan sistem kelistrikan Sulbagsel," ujarnya.
Andy Adchaminoerdin menuturkan pengoperasian pembangkit ini merupakan simbol dan sebuah pencetus untuk penguatan keandalan pasokan dan layanan kepada pelanggan.
"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kerja keras semua pihak termasuk pemangku kepentingan untuk penguatan sistem kelistrikan Sulbagsel ini. Hal ini merupakan wujud nyata dari AKHLAK yaitu salah satunya Kolaboratif dan seluruh pihak ikut turun dan terlibat dalam sama-sama mengatasi tantangan yang ada," ujar Andy.
Dia optimistis hadirnya pembangkit di tahun 2024 akan mampu menopang pertumbuhan kebutuhan listrik dan pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna
-
Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas