SuaraSulsel.id - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi kurban satu ekor sapi di Sulawesi Selatan pada hari raya Idul Adha 1445 Hijriah. Sapi tersebut akan dipotong di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel Nurlina Saking mengatakan sapi kurban milik Jokowi beratnya mencapai satu ton.
Sapi ini telah dipilih melalui proses seleksi yang ketat di bawah koordinasi Kementerian Pertanian RI.
"Asalnya dari Bone seharga Rp80 juta dan akan dipotong di Kecamatan Tanete Riattang. Jenisnya Limosin," ujar Nurlina, Senin, 10 Juni 2024.
Kata Nurlina, pihak Sekretariat Negara dan Kementerian Pertanian sudah memastikan bahwa sapi kurban yang diserahkan oleh Presiden Jokowi merupakan sapi terbaik yang telah dipastikan kesehatannya.
"Dicek kesehatannya, harus bebas dari penyakit mulut dan kuku, dan tentunya bobotnya juga 1 ton," ucapnya.
Ia menambahkan Pemprov Sulsel tahun ini menyiapkan 135.359 ternak untuk kurban. Diantaranya 86.331 ekor sapi dan kerbau, sementara kambing 49.028 ekor.
Sapi kurban itu didatangkan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan seperti Gowa, Maros, Soppeng, Wajo, Barru, Sidrap dan Pinrang.
"Kami memperkirakan kebutuhan hewan kurban tahun ini sekitar 46.963 ekor," jelasnya.
Baca Juga: Lakukan Ini Supaya Daging Kurban Tahan Lama
Selanjutnya, Pemprov Sulsel akan melatih 1.000 takmir dari 300 masjid untuk dibekali cara memotong hewan kurban yang benar.
Untuk mengantisipasi penyakit dari hewan menular ke manusia, Pemprov Sulsel memperketat pemeriksaan dengan menerjunkan tim dokter hewan baik di rumah potong hewan (RPH), pasar dan lokasi penjualan serta penyembelian hewan ternak.
Nurlina juga meminta masyarakat yang hendak kurban agar bisa mendapatkan surat sehat hewan dari penjual sebelum melakukan transaksi.
"Karena hewan itu bisa saja terlihat sehat tapi sedang sakit. Untuk pembeli wajib untuk mendapat surat kesehatan sehat yang dikeluarkan pemerintah daerah untuk penjual," terangnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045
-
Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional
-
Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar