SuaraSulsel.id - Kementerian Agama mencatat jumlah jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia ada 22 orang. Dua orang diantaranya merupakan warga asal Kabupaten Barru dan Soppeng, Sulawesi Selatan.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar Ikbal Ismail mengatakan jemaah haji yang wafat di Arab Saudi akan mendapatkan asuransi sebesar Rp58 juta.
Besaran biaya asuransi tersebut merupakan dana Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang dibayar jamaah sebelum berangkat. Nilainya berkisar antara Rp56 juta hingga Rp 58juta di tiap embarkasi.
"Satu JCH asal kabupaten Soppeng dan satunya dari kabupaten Barru," kata Ikbal, Rabu, 29 Mei 2024.
Ia menyampaikan besaran asuransi tersebut mengacu pada biaya perjalanan ibadah haji JCH saat yang melakukan pendaftaran.
Untuk Sulsel, pembayaran biaya BIPIH untuk tahap pertama mencapai Rp25 juta. Lalu pada tahap pelunasan sebesar Rp33 juta.
"Jadi, asuransi yang diberikan oleh pemerintah kepada jemaah haji yang wafat itu yang mereka bayarkan saat mulai masuk di asrama haji. Kalau besarannya itu sekitar Rp 56 sampai Rp58 juta. Itu sama seperti biaya yang dilakukan oleh pendaftaran," jelasnya.
Nantinya, kata Ikbal, asuransi itu akan diserahkan kepada pihak keluarga JCH yang wafat. Namun, baru bisa diserahkan setelah rombongan jemaah kembali ke tanah air.
Dari data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag), kasus kematian jemaah haji asal Indonesia masih didominasi jemaah yang sudah lanjut usia (lansia).
Baca Juga: Jemaah Calon Haji Asal Ambon Diberi Bantuan Uang Saku, Segini Jumlahnya
Seluruh jemaah haji yang meninggal juga termasuk dalam kategori kesehatan risiko tinggi (risti).
Sebelumnya, jumlah penyelenggaraan haji pada 2023 mencatat jumlah kasus kematian jemaah Indonesia di Arab Saudi pada tahun ini relatif menurun.
Tahun lalu, angka kematian jemaah hingga hari ke-16 operasional haji berjumlah 30 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap
-
Banjir Landa Kota Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
-
Terbongkar! Rahasia Pelatih Persebaya Marah Usai Kalahkan PSM