SuaraSulsel.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara (Malut) melaporkan satu calon haji (Calhaj) asal provinsi setempat meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoerie Ternate pada Minggu (26/5) malam.
"Calon haji berasal dari Kabupaten Halmahera Selatan atas nama Wa Hamida Ode Larijala, karena sakit, sehingga saat tiba di Kota Ternate pada 18 Mei lalu langsung dirawat di RSUD setempat," kata Kepala Kanwil Kemenag Malut Amar Manaf saat dihubungi ANTARA dari Ternate, Senin, 27 Mei 2024.
Dia mengatakan sesuai laporan almarhumah menderita penyakit paru-paru, sehingga perjalanan dari Kabupaten Halmahera Selatan dan di Kota Ternate langsung dilarikan ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate.
"Jadi, saat tiba di Kota Ternate, almarhumah Wa Hamida Ode Larijala tidak sempat dibawa ke Asrama Haji Transit Ternate di Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, karena yang bersangkutan langsung dibawa ke RSUD setempat untuk mendapatkan penanganan medis," ujarnya.
Amar mengungkapkan tadi malam pihak keluarga langsung menjemput dan membawa jenazah almarhumah ke Kabupaten Halmahera Selatan, tepatnya di Desa Sambiki, Kecamatan Pulau Obi.
"Jamaah calon haji Kabupaten Halmahera Selatan masuk dalam kelompok terbang (kloter) 13 bersama dengan Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Timur dan Halmahera Tengah, serta sebagian dari Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Utara. Jumlah keseluruhan kloter 13 sebanyak 442 orang," Kakanwil.
Sementara, kata Amar, satu Calhaj asal Kabupaten Halmahera Selatan juga masih dirawat di Makassar, Sulawesi Selatan, karena sakit, setelah tiba di Embarkasi Haji Makassar.
"Semua Calhaj asal Provinsi Malut sudah berada di Tanah Suci, Arab Saudi, tetapi satu Calhaj masih dirawat dan terus dipantau perkembangannya, mudah-mudahan cepat sehat agar bisa diberangkatkan ke Tanah Suci," ujarnya.
Baca Juga: 8 Orang Pengantar Calon Haji Asal Bulukumba Kecelakaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
Mahasiswa di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua
-
DPRD Setuju Makzulkan Bupati Gowa, Kenapa Husniah Talenrang Belum Resmi Dicopot?