SuaraSulsel.id - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh, memimpin rapat koordinasi awal. Sekaligus perkenalan dan silaturahmi bersama para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Senin, 20 Mei 2024.
Zudan memperkenalkan diri dan meminta dukungan serta doa dari semua yang hadir. Dalam pertemuan tersebut, visi bersama dibagikan, dengan fokus pada percepatan penyelesaian masalah dan pelayanan untuk masyarakat agar bahagia dan sejahtera.
"Saya memperkenalkan diri dan juga untuk meminta dukungan dan doa dari semua. Didalamnya kami juga berbagi visi bersama, kita akan melakukan apa," kata Zudan.
Pendekatannya adalah bagaimana seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintah provinsi bersama jajaran di kabupaten dapat mendorong untuk membahagiakan masyarakat melalui program-program yang mencakup pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan, dan ketahanan pangan.
Ia menekankan pentingnya bergerak cepat dalam menghadapi perubahan teknologi.
Program prioritas yang sudah ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) akan diperkuat melalui penajaman-penajaman program.
Prof Zudan mengatakan, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah adalah berkelanjutan, dan ia menghormati karya-karya pejabat sebelumnya.
"Bisa jadi yang kita lakukan adalah karya Pak Amin Syam, dilanjutkan Pak Syahrul, Penjabat Soni Sumarsono, Pak Nurdin, Pak Andi Sudirman, Mas Bahtiar, saya," ucapnya.
Dalam semangat melanjutkan program yang relevan, dia mengibaratkannya seperti membangun sebuah bangunan, dimana setiap langkah membutuhkan kerjasama dan penghargaan terhadap pendahulu.
Baca Juga: Hari Pertama Masuk Kantor, Ini Agenda Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh
"Ibarat bangunan, saya ada di batu bata kesekian, kita tidak akan ada di batu yang tinggi tanpa batu bata sebelumnya. Jadi kita harus berterima kasih pada pendahulu kita, jadi hormati semua pimpinan kita," jelasnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, fokus saat ini adalah peningkatan pelayanan publik dengan menerapkan tanda tangan elektronik. Sulawesi Selatan siap berlari cepat berkat Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan infrastruktur yang baik.
Sementara, dalam menyambut Pilkada serentak, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) juga telah siap.
Zudan menekankan netralitas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melayani tanpa diskriminasi serta menghindari kebijakan yang menguntungkan pasangan calon tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Mengejutkan! Sulawesi Jadi Rumah Bagi 159 Spesies Burung Langka
-
Muhammadiyah Sulsel Serahkan Laporan Kasus Masjid Nurut Tajdid Barru ke Polda Sulsel
-
Pusat Studi Kepolisian Unhas Siap Diluncurkan
-
Dapat Rp1 Juta Per Bulan, Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2026 Segera Dibuka