SuaraSulsel.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu membuka 'open house' untuk keluarga narapidana (napi) saat Idulfitri. Keluarga diberikan kesempatan mengunjungi napi yang mendekam di penjara.
"Ia kami buka kunjungan khusus Lebaran ini selama tiga hari, kunjungannya dibuka dari jam 09:00 sampai 16:00 Wita," ujar Gunawan Kepala Lapas Palu, Rabu 10 April 2024.
Terpantau hari pertama Idulfitri 1445 Hijriah, ratusan warga datang bergantian untuk mengunjungi keluarga mereka yang ada di dalam Lapas. Suasana hangat dan haru terjalin saat narapidana bertemu dengan keluarga mereka.
Para keluarga juga terlihat membawa sejumlah makanan yang biasa disajikan warga saat momen Lebaran. Seperti Burasa, Kari Ayam dan aneka kue kering lebaran.
"Kita catat di hari pertama ini ada 892 orang pengunjung dan WBP yang dikunjungi 206 orang," terangnya.
Kunjungan yang dibuka khusus selama Idulfitri ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap narapidana yang merayakan Idulfitri.
"Selain yang beragama muslim, kunjungan ini kita buka juga untuk WBP yang non Muslim," terangnya.
Meski demikian, pengamanan yang dilakukan oleh pihak Lapas juga diperketat. Sejumlah barang bawaan pihak keluarga, diperiksa oleh petugas Lapas sebelum diizinkan masuk.
"Pastinya keamanannya kita awasi juga," ucapnya.
Tidak hanya itu, momen Idulfitri 1445 Hijriah / 2024 Masehi, Lapas kelas IIA Palu memberikan remisi atau pengurangan masa tahanan kepada 633 Warga Binaannya.
"Ada 662 orang yang beragama islam dari total 709 warga binaan, 633 yang dapat," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar