SuaraSulsel.id - Perangkat Kesultanan Ternate, Maluku Utara, menyatakan malam ela-ela pada 27 Ramadhan merupakan tradisi turun temurun dilestarikan sejak ratusan tahun dalam menjaga dan merawat toleransi antar-umat beragama di daerah ini.
"Memang, tradisi malam 27 Ramadhan di Kesultanan Ternate membawa pesan silaturahmi dan toleransi antar-umat beragama karena dalam tradisi ini juga diikuti saudara umat Kristiani dari masyarakat Tabanga sebagai salah satu tradisi turun-temurun sejak ratusan tahun lalu," kata Fanyira Kedaton Kesultanan Ternate, Rizal Efendi di Ternate, Minggu 7 April 2024.
Saat itu, Sultan Ternate akan ke masjid Kesultanan Ternate bersama-sama barisan "Kabasarang Uci" dan mengikuti barisan bersama masyarakat Tabanga yang notabene beragama Kristen dan di belakang diikuti musik dan benda-benda purbakala dan pusaka dari Kesultanan Ternate juga dipamerkan dalam momentum ini.
Sebab, kata Rizal, tradisi ini merupakan kekayaan khasanah budaya yang terus dilestarikan, sehingga anak cucu bisa terus melaksanakan secara turun-temurun terutama dalam merawat semangat toleransi antar-umat beragama.
Tradisi ela-ela tradisi "Kabasarang Uci" dilakukan seiring dengan perayaan Malam Lailatul Qadar dan tradisi ini lazimnya digelar tepat pada malam 27 Ramadhan.
Pada tradisi ini Sultan Ternate Hidayatullah Mudaffar Sjah dan rombongan turun dari kesultanan untuk melaksanakan ibadah di Masjid Sigi Lamo sejak berdirinya kesultanan ini pada tahun 1257 M dan tradisi ini sudah digelar dan terjaga hingga saat ini.
Menurut dia, Sultan Ternate Hidayatullah Mudaffar Sjah atau sebutan Jou Kolano sebelum menjalankan ibadah shalat tarawih di masjid Kesultanan Ternate, membakar ela-ela didampingi Wali kota Ternate Muhammad Tauhid Soleman dan Forkompimda disaksikan ratusan warga ingin menyaksikan tradisi tahunan di malam 27 Ramadhan tersebut.
Setelah selesai membakar ela-ela, ada pasukan “doi-doi” bertugas untuk menandu Sultan Ternate dari Kedaton Kesultanan Ternate untuk diarak ke Masjid Kesultanan Ternate. Dalam arak-arakan Sultan Ternate juga akan diikuti Bobato Kesultanan Ternate dan personel Pambobvit Polda Malut mengikuti barusan dari Sultan Ternate ke masjid.
Menurut dia, Sultan Ternate ditandu ke masjid, didatangi perangkat Imam dari Kesultanan Ternate kemudian bersama-sama Sultan Ternate menuju ke Masjid Kesultanan Ternate.
Baca Juga: Eratkan Hubungan dengan Pelanggan, IM3 Kembali Gelar Pasar Ramadan di Makassar
Dalam kesempatan itu, Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah bersama rombongan juga melaksanakan salat tarawih di Sigi Lamo, kemudian kembali ke Kedaton Kesultanan Ternate, kemudian perayaan ini juga diisi dengan ceramah agama
Di samping itu, tradisi itu juga digelar dengan tujuan untuk memohon hidayah dan keberkahan di bulan Ramadhan dan perayaan ini disambut meriah oleh warga Ternate mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa antusias hadir.
Sementara itu, Pemkot Ternate mendukung dan melestarikan tradisi ela-ela yang biasanya disemarakkan masyarakat dan Kesultanan Ternate pada setiap malam ke-27 Ramadhan 1445 Hijriah.
Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman mengakui, perayaan yang digelar setiap tahun itu kembali mengundang warga yang berduyun-duyun hadir dan menyaksikan pembakaran obor ela-ela yang menjadi tradisi ratusan tahun masyarakat Ternate. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi
-
Bukan Sekadar Kartu, BRIZZI ARKIV Bawa Cerita Karya Lokal ke Blok M Hub
-
6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital
-
Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah
-
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela