SuaraSulsel.id - Berbagai kegiatan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kabupaten Bone untuk Program Berbagi Bahagia Ramadan 1445 Hijriah, di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Rabu, 27 Maret 2024.
Diantaranya Buka Puasa Akbar yang dihadiri oleh 10.000 orang, peluncuran Sedekah Pohon dengan membagikan 50.000 bibit berbagai varietas, dan penyerahan bantuan ke pemerintah daerah dan masyarakat.
"Saya sampaikan khusus bulan suci Ramadan kali ini 1445 Hijriah kita ada gerakan sosial namanya Sulsel Ramadan 1445 Hijriah Berbagi Bahagia dan kita harus sama-sama berbagi apapun yang bisa kita bagi di lingkungan kita," kata Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.
Berbagi dengan sesama bisa mengatasi masalah ketimpangan sosial, kemiskinan, stunting, ketahanan pangan dan lainnya.
"Gerakan sosial ini bisa kita lakukan secara masif dan bisa kita lakukan dari Sulsel. Pada hari ini, spesial di Bone saya launching program yang melengkapi Ramadan Berbagi Bahagia dengan gerakan sosial kemanusiaan," sebutnya.
"Ramadan Berbagi Bahagia dari Bone untuk seluruh Sulawesi Selatan dan Seluruh Indonesia," imbuhnya.
Sementara, Penjabat Bupati Bone, Islamuddin, menyampaikan, agenda buka puasa yang dilaksanakan adalah agenda terbesar sepanjang masa yang baru dilakukan di Kabupaten Bone.
"Jumlahnya tidak tanggung-tanggung. Kurang lebih 10.000 kita hadirkan di tempat ini sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dan rakyatnya," ungkapnya.
Sedangkan pemberi hikmah adalah Ketua Tanfidziah PC NU Kabupaten Sidrap 2020-2025, Ustadz Muhammad Yusuf, menyampaikan terkait pentingnya bersedekah.
Baca Juga: 50 Ribu Bibit Akan Dibagikan Saat Peluncuran Program Sedekah Pohon di Bone
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Gelar Pangan Murah, penyerahan piagam penghargaan. Diantaranya, kepada Komandan Korem 141 Toddopuli atas dedikasi dan pengabdian dalam mendukung sukses penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2024 di Bone.
Penghargaan juga diberikan kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel atas partisipasi Program Pangan Murah dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilitas harga di Sulawesi Selatan.
Demikian juga penghargaan kepada Penjabat Bupati Bone atas partisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Nuzulul Qur'an Tingkat Provinsi Sulsel.
Selanjutnya, penyerahan Bantuan Bibit Program Budidaya Tanam Sukun Bank Sulselbar kepada Pemerintah Provinsi Sulsel. Serta, penyerahan bantuan Pemprov Sulsel kepada Pemkab Bone.
Bantuan sarana pengembangan pisang Gepok senilai Rp150 juta; Bantuan Sarana pengembangan jagung manis Rp50 juta. Juga bantuan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan bagi kelompok wanita tani senilai Rp180 juta; kemudian bantuan pertanian keluarga bagi kelompok tani senilai Rp300 juta.
Terakhir, penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu sebanyak 100 orang. Dilanjutkan penyerahan bantuan kepada 200 anak yatim. Juga Penyerahan 1.000 paket Ramadan Duafa kepada satgas kebersihan Kabupaten Bone.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
Warga Makassar, Saatnya Wujudkan Impian Punya Rumah dan Kendaraan Lewat BRI Consumer Expo 2026
-
Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran
-
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Lawan Kejati: Kenapa Saya, Bukan Kepala Dinas?
-
Jeratan Rentenir di Tengah Krisis Iklim: Nasib Perempuan, Lansia, dan Disabilitas