SuaraSulsel.id - Basarnas Makassar Sulawesi Selatan akhirnya memperpanjang Operasi SAR hingga tiga hari ke depan untuk pencarian korban Kapal Yuiee Jaya 2 yang tenggelam di Perairan Selayar, seusai menemukan satu jasad korban bernama Husama di perairan setempat.
"Atas berbagai pertimbangan, setelah melakukan briefing dengan unsur yang terlibat, maka operasi SAR kami perpanjang hingga tiga hari ke depan," kata On Scene Coordinator (OSC) Operasi SAR Yuiee Jaya 2 Andi Sultan melalui keterangan persnya yang diterima di Makassar, Senin 18 Maret 2024.
Dia menjelaskan, selain itu, pada Senin sore satu jenazah ditemukan mengapung di sekitar 100 meter dari bibir pantai Pulau Kayuadi, setelah diindentifikasi pihak keluarga identitasnya diketahui bernama Husama. Selanjutnya, jasad korban telah dimakamkan warga di Pulau Kayuadi.
Meskipun telah memasuki hari ketujuh pencarian, katanya, sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP) Basarnas dalam operasi SAR pencarian korban maksimal dilakukan selama tujuh hari. Kendati demikian, atas segala pertimbangan maka operasi SAR di perpanjang tiga hari ke depan.
Operasi pencarian lanjutan dibagi dalam tiga SRU (Search Rescue Unit) dengan melakukan pencarian di beberapa titik lokasi yang terbagi menjadi tiga sektor, dan pencarian telah diperluas hingga 147 nautical mil (Nm).
Khusus di sektor I (RIB Pos SAR Selayar) bergerak dari Pulau Jinato melakukan pencarian di sekitar Kawasan Taman Nasional Taka Bone Rate dengan luas area 586 Nm² Space 2 Nm.
Sektor II (Kapal Nelayan) bergerak dari Pulau Rajuni untuk melakukan pencarian di sekitar Kawasan Taman Nasional Taka Bone Rate dengan luas area 586 Nm² Space 2 Nm.
Sedangkan di sektor III (KN SAR Kamajaya) bergerak dari Pulau Jampea menuju bagian timur Taman Nasional Taka Bone Rate dengan luas area pencarian 936 Nm² Space 3 Nm.
Sultan menambahkan, Tim SAR Gabungan bahkan telah menyisir pulau kosong tidak berpenghuni seperti Pulau Sane Sane, Pulau Jailamu, Pulau Polassi, serta bagian selatan Pulau Nambolaki, namun pencarian masih nihil.
Baca Juga: 1 Korban KM Yuiee Jaya 2 Ditemukan Meninggal di Pulau Kayuadi Selayar
"Dengan penambahan waktu tiga hari, maka pencarian akan dimaksimalkan. Semoga 19 korban dapat segera ditemukan," kata Andi Sultan.
Hingga hari ketujuh Operasi SAR terhadap korban kecelakaan kapal Yuiee Jaya II telah ditemukan 12 orang selamat, empat orang meninggal dunia, dan 19 orang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
Berikut data 12 orang korban selamat ,yakni Dian Kurniawan, Amirrulhaq, M Zaki Muntaha, Waryen, Tahmid, Amiluddin, Adi Bagus Panuntun, Septo Guntoro, Maulana Dwi Anggoro, Sun Hen Lakis, Muzakkir Lakis, dan Amat Subechan.
Data empat korban meninggal dunia masing-masing Masrul Azam (dimakamkan di Pulau Kayuadi), Acmad Subkhi (dimakamkan di Pulau Jampea), Ahmad Ihram Kholis (dimakamkan di Pulau Kayuadi), dan Husama (dimakamkan di Pulau Kayuadi).
Korban sementara yang masih dalam pencarian sebanyak 19 orang, yaitu Andreansyah, Mohamad Irkham, Agus Budianto, Aditya Saifudin, Ahmad Mahrus, Ahmad Musyaffa, Aji Santoso, Ayuhan, Dhukron, Edi Surito, Haidar Muthohar Ahmad, Hendy Dianto, Ifnu Prastian, Kristanto, M Khoirul Anam, M Zuhdanul Mahrom, Rizal, Wahyono, dan Zaenal Abidin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar