Terobosan lain yang dilakukan Desa Ibru adalah menjadikan industri rumahan berkelanjutan dan pertanian yang ada di sana sebagai destinasi wisata pendidikan, riset, dan tujuan pemberdayaan masyarakat.
Untuk mengembangkan potensi itu, Desa Ibru menjalin kerja sama dengan beberapa mitra, seperti Pondok Pesantren Al-Muttaqin Desa Ibru, Ekowisata Alam Sebapo, dan Universitas Jambi.
Sementara terkait digitalisasi, Desa Ibru telah mengembangkan berbagai media digital, seperti website resmi BUMDes Suka Makmur https://bumdes-sukamakmur.com dan Desa Ibru https://desaibru.id/, serta media sosial yang kontennya diperbarui secara rutin.
Arman menjelaskan, platform digital tersebut dibuat untuk mempromosikan potensi desa dan sekaligus menjadi saluran informasi kepada masyarakat.
“Sampai saat ini, website dan media sosial BUMDes Suka Makmur dikelola oleh tim kerja sama antara Universitas Jambi dan BUMDes Suka Makmur. Sementara itu, website dan media sosial Desa Ibru dikelola oleh tim Pemerintah Desa Ibru yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan,” jelas Arman.
Akrab dengan transaksi digital
Digitalisasi yang dilakukan di Desa Ibru tidak hanya mencakup penyediaan saluran komunikasi, tetapi juga layanan keuangan. Sebagai finalis Desa BRILiaN 2023, desa ini memang telah akrab dengan transaksi digital.
Kegigihan tim BRI dari Kantor Unit Tempino, Provinsi Jambi, memainkan peran dalam hal itu. Mereka senantiasa memberikan pendampingan kepada warga desa dalam pengenalan pelayanan perbankan dan produk digital BRI, mulai dari AgenBRILink, BRImo, QRIS, Pasarid, hingga Localoka.
Arman menuturkan, semua produk digital BRI telah teraplikasikan dengan baik di Desa Ibru. Adapun produk digital yang paling banyak digunakan adalah AgenBRILink untuk keperluan tarik tunai, transfer, pembayaran listrik, angsuran, dan lain-lain.
Sebagai informasi, AgenBRILink adalah layanan perbankan tanpa kantor yang diinisiasi oleh BRI. Dalam layanan tersebut, BRI menggandeng nasabah sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan masyarakat secara real time online dengan konsep sharing fee.
Kehadiran AgenBRILink di Desa Ibru mendorong inklusi keuangan di Desa Ibru. Warga yang ingin melakukan transaksi perbankan, seperti transfer uang, tapi tidak punya rekening bank menjadi terbantu dengan layanan ini.
Selanjutnya adalah BRImo, Mobile Banking dari BRI ini, kata Arman, efektif membantu transaksi keuangan dan perbankan warga desa. Contohnya, dalam pembayaran.
Seperti diketahui, BRImo dilengkapi dengan fitur pemindaian QRIS BRImo. Jadi, pengguna cukup menggunakan fitur ini untuk memindai kode QRIS, pembayaran pun beres.
Selain QRIS BRImo, BRImo juga bisa dipakai untuk membayar berbagai macam tagihan bulanan.
Selain itu, Localoka juga dipakai oleh masyarakat umum untuk membeli produk-produk yang terdapat di BUMDes Suka Makmur Desa Ibru.
Berita Terkait
-
Sukses Manfaatkan AgenBRILink dan BRImo, Desa Padang Panjang Kalimantan Selatan Mampu Dongkrak Perekonomian
-
Transaksi Perbankan Makin Mudah Berkat Inovasi Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang dan Peran AgenBRILink
-
Jadi Juara 3 Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023, Desa Lerep Optimalkan Layanan AgenBRILink dan Inovasi Eduwisata
-
Mampu Optimalkan AgenBRILinK, BRImo, dan QRIS BRI, Desa Bansari Jadi Juara Umum Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023
-
Desa Cikaso Lakukan Inovasi serta Penguatan Inklusi Keuangan dengan BRImo dan BRI Merchant
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital