SuaraSulsel.id - Tanri Abeng, Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama di Indonesia, kini menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroda Sulsel. Badan usaha milik daerah provinsi Sulawesi Selatan.
Tanri Abeng bertekad menjadikan Perseroda Sulsel sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik sekaligus contoh bagi perusahaan daerah yang ada di Indonesia.
"Walaupun belum banyak yang hadir pada acara ini, tapi berita akan direvitalisasinya BUMD Sulsel, mudah-mudahan menjadi model BUMD di seluruh Indonesia," ungkap Tanri Abeng, pada malam ramah tamah Pemprov Sulsel dengan BUMD dan seluruh pengusaha di Sulsel, di Aula Tudang Sipulung, Rujab Gubernur Sulsel, Selasa malam, 9 Januari 2024.
Menurut Tanri Abeng, pembangunan negara harus dimulai dari daerah seperti Provinsi Sulsel ini. Apalagi pembangunan itu ada keterlibatan aktor-aktor ekonomi dan pengusaha.
"Saya yakin bahwa pembangunan negara dan bangsa itu harus terjadi di daerah. Dan karena saya meyakini bahwa pembangunan itu bersumber dari pelaku ekonomi," kata Tanri Abeng, yang disambut tepuk tangan dari seluruh hadirin.
Sebagai solusi pembangunan, kata Tanri Abeng, harus dibangun dan dikelola dengan baik dulu BUMD di Provinsi Sulsel. Pengelolaan BUMD di Sulsel harus menjadi model bagi daerah lain.
"Maka kita harus bangun Badan Usaha Milik Daerah di seluruh Indonesia dan kita buat modelnya di Sulawesi Selatan ini," pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, pengusaha dan calon mitra bisnis Perseroda Sulsel baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Ekonomi Biru
Baca Juga: Pj Gubernur Sulsel Dorong Ekonomi Hijau di Kota Parepare
Arah pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengusung konsep Ekonomi Biru. Hal ini untuk mewujudkan Provinsi Sulsel yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.
Sebagai langkah awal dalam mewujudkan ekonomi biru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menggelar Forum Pertemuan Antara Pengusaha, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Daerah se Sulsel Tahun 2024, di Hotel Four Points, Kota Makassar, Rabu, 10 Desember 2023. Forum ini dibuka Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.
Bahtiar mengungkapkan, Provinsi Sulsel merupakan daerah yang dinamis dan kondusif untuk pengembangan dunia investasi. Terutama yang berkaitan dengan sektor potensial yakni kelautan-perikanan, pertanian-perkebunan, sektor peternakan dan sektor energi, yang sejalan dengan konsep sustainability (keberlanjutan), iklusifitas, serta mendukung kelestarian lingkungan sebagaimana konsep yang diusung baik oleh Blue Economy maupun Green Economy.
"Ekonomi biru menjadi isu penting belakangan ini karena lautan yang sehat menyediakan pekerjaan dan makanan, menopang pertumbuhan ekonomi, mengatur iklim, dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir. Inilah yang menjadi arah ekonomi baru Sulsel," jelas Bahtiar.
Forum ini, lanjut Bahtiar, dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki Sulsel dan mengakselerasi pembangunan Sulsel di Tahun 2024. Maka, perlu penguatan dari semua pihak.
"Hari ini momentum bagi kita semua menentukan arah baru bagaimana kapal Phinisi di Sulawesi Selatan ini yang sedang berlayar menuju pulau impian, kita bawa ke track (jalur) yang benar," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
Mahasiswa di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua
-
DPRD Setuju Makzulkan Bupati Gowa, Kenapa Husniah Talenrang Belum Resmi Dicopot?
-
Kok Bisa Ratusan Ton Udang Asing 'Nyelonong' Masuk ke Indonesia?
-
Bikin Haru! Aksi Seru Anak-Anak Disabilitas SLBN 1 Makassar Rayakan HUT RI