SuaraSulsel.id - Lomba dan kontes ayam ketawa Gubernur Cup 2023 yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, Jumat (10/11/2023) lalu, dinilai sebagai awal kebangkitan ayam ketawa di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso, yang hadir dalam penutupan lomba tersebut, mengatakan bahwa lomba ini merupakan hal yang baik dan bagus untuk dicontoh.
Ia juga mengaku sangat kaget ternyata Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, betul-betul menggelar dan menghadirkan lomba ayam ketawa yang diikuti 250 peserta dari seluruh daerah di Sulsel.
Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, mengaku sangat respek dan mengapresiasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel, dan instasi lainnya, kemudian sponsor, serta animo masyarakat yang sangat luar biasa. Ia berharap, lomba ini dapat menjadi pengungkit, khususnya bagi peternak ayam ketawa untuk lebih semangat lagi untuk mengembangkan ayamnya.
Lomba ini diikuti oleh 250 peserta dari seluruh daerah di Sulsel. Terdapat lima jenis kategori lomba, yakni suara merdu, suara lucu, suara ngejreng, suara horor dan suara paling unik. Serta masing-masing ada tiga juara setiap kategori, serta juara umum.
Kabupaten Sidrap berhasil menjadi juara umum dengan meraih tiga gelar juara, yakni juara I kategori suara cempreng, juara I kategori suara horor, dan juara II kategori suara lucu.
Lomba ini diharapkan dapat menjadi awal kebangkitan ayam ketawa di Sulsel. Ayam ketawa merupakan ayam khas Sulsel yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain itu, ayam ketawa juga memiliki suara yang khas dan unik, sehingga dapat menjadi hiburan yang menarik.
Upaya Melestarikan dan Meningkatkan Ekonomi Ayam Ketawa
Lomba dan kontes ayam ketawa Gubernur Cup 2023 yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, Jumat (10/11/2023) lalu, tidak hanya sekadar lomba biasa. Lomba ini merupakan upaya untuk melestarikan dan meningkatkan ekonomi ayam ketawa di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Baca Juga: Penyuluh Pertanian Sulawesi Selatan Siap Sukseskan Budidaya Pisang
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, mengatakan bahwa ayam ketawa merupakan ayam khas Sulsel yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain itu, ayam ketawa juga memiliki suara yang khas dan unik, sehingga dapat menjadi hiburan yang menarik.
Oleh karena itu, ia berharap, lomba ini dapat menjadi pengungkit bagi peternak ayam ketawa untuk lebih semangat lagi untuk mengembangkan ayamnya.
Lomba ini diikuti oleh 250 peserta dari seluruh daerah di Sulsel. Terdapat lima jenis kategori lomba, yakni suara merdu, suara lucu, suara ngejreng, suara horor dan suara paling unik. Serta masing-masing ada tiga juara setiap kategori, serta juara umum.
Kabupaten Sidrap berhasil menjadi juara umum dengan meraih tiga gelar juara. Ini merupakan bukti bahwa kabupaten Sidrap memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ayam ketawa.
Pemerintah Provinsi Sulsel pun berencana untuk terus mengembangkan ayam ketawa di tahun 2024 mendatang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah populasi ayam ketawa di Sulsel, serta meningkatkan ekonomi para peternak ayam ketawa.
Lomba dan kontes ayam ketawa Gubernur Cup 2023 merupakan langkah awal yang baik untuk melestarikan dan meningkatkan ekonomi ayam ketawa di Sulsel. Semoga lomba ini dapat terus digelar di tahun-tahun mendatang, sehingga dapat semakin meningkatkan minat masyarakat terhadap ayam ketawa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?
-
Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara
-
Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran
-
Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi
-
BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung