Masyarakat Bugis-Makassar meyakini orang-orang yang makan bersama di satu meja tidak akan saling menyakiti.
2. Berdoa Bersama dan Mendahulukan yang Lebih tua
Yang pertama dan terutama adalah berdoa bersama agar makanan yang disantap membawa berkah.
Kemudian, tidak berebut tempat duduk dan mempersilahkan yang lebih tua terlebih dahulu.
Bagi masyarakat Bugis Makassar, orang tua dalam keluarga adalah yang paling dihargai. Sehingga, mereka harus disuguhi dan memilih hidangan lebih dulu.
Orang yang lebih tua juga yang harus menjadi orang yang paling terakhir selesai makan. Tapi, tidak boleh mendahului sebelum yang lebih tua meninggalkan tempat makan. Ini dilakukan untuk menjaga suasana keakraban.
3. Jangan Menolak Ajakan Makan
Bagi masyarakat Bugis-Makassar, pamali untuk menolak ajakan makan. Walau sedang terburu-buru, tamu setidaknya mencicipi hidangan yang sudah disiapkan.
Orang Bugis-Makassar percaya menolak makanan sama saja mengundang kesialan atau malapetaka. Ini berasal dari sebuah amanah leluhur Bugis yang berbunyi, "Pemmali saleiwi inanre iyarega uwae pellae iya purae ipatala nasaba mabisai nakenna balaq".
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Suku Bugis, Suku Terbesar di Sulawesi Selatan
Artinya, jangan meninggalkan makanan atau minuman yang sudah dihidangkan karena bisa mengundang bencana.
4. Tidak Bersuara
Larangan ini sudah diterapkan sejak kecil. Orang tua akan memperingatkan agar tidak mengeluarkan bunyi saat sedang mengunyah.
Bagi masyarakat Bugis-Makassar, mulut harus tertutup saat mengunyah makanan sehingga tidak menimbulkan suara berdecak. Bagi sebagian orang, mengecap makanan dianggap sebagai perilaku yang tak sopan
Larangan lain adalah tidak berbicara waktu mulut terisi makanan, apalagi bercanda. Bila akan berbicara, makanan dalam mulut harus ditelan dulu.
5. Jangan Buang Makanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar
-
Bukan ke DPR, Masyarakat KTI Lebih Senang Salurkan Aspirasi di Media Sosial
-
Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki