SuaraSulsel.id - Pada hari Senin, 30 Oktober 2023, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, memimpin apel gabungan di rumah jabatannya.
Taufan Pawe, yang telah menjabat sebagai Wali Kota Parepare selama dua periode berturut-turut, menerima penghormatan dari seluruh staf pemerintahan kota, yang hadir dalam apel. Suasana haru terasa diantara para pegawai yang turut hadir.
Dalam pidato perpisahannya, Taufan Pawe menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajarannya atas dukungan mereka selama sepuluh tahun.
Ia menjelaskan bahwa peran mereka telah menjadi pendorong bagi transformasi kota Parepare.
Baca Juga: Kisah Penjual Coto Ditunjuk Tito Karnavian Jadi Penjabat Wali Kota Parepare
"Selama 10 tahun ini, kita telah bekerja keras bersama-sama untuk mewujudkan visi kota yang lebih baik. Parepare bukan lagi seperti dulu, dan itu berkat kerja keras dan sinergi Pemerintah bersama semua elemen masyarakat," kata Taufan Pawe, dengan suara yang penuh emosional.
Selama masa jabatan Taufan Pawe banyak pembangunan infrastruktur, program sosial, dan inisiatif lainnya yang telah diluncurkan demi kesejahteraan warga kota. Ia juga dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan rakyat.
"Saya menyadari sekali, ribuan aparatur sipil negara, ada yang tampak, ada yang tidak tampak, melakukan aktivitas - aktivitas untuk mensejahterakan masyarakat. Ini semua berkat kekuatan kalian, Kekuatan yang saya maksudkan ini, selalu saya sampaikan pada sambutan, kekuatan yang menghasilkan keberhasilan - keberhasilan dari sagala bidang, baik pembangunan Kota, Pendidikan, Kesehatan, dan lainnya. Marilah kita mengabdi pada masyarakat, marilah kita mengabdi pada pemerintahan," Ungkapnya.
Taufan Pawe juga menyebutkan pemimpin, jajarannya, dan masyarakat telah bersama-sama membangun Parepare menjadi kota yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing. Ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak.
"Kebersamaan dan kolaborasi ini adalah saksi bisu, bukan hanya melekat pada diri saya, tapi jujur saya katakan juga melekat pada jiwa saya. Saya dan bapak wakil Wali Kota, Bapak Pangerang Rahim, selalu memikirkan semua hal tentang Parepare," Bebernya sambil terseduh isak tangis.
Baca Juga: Warga Makassar dan Parepare Bergembira Sambut Hujan Perdana Setelah Kemarau Panjang
Setelah pidato perpisahannya, Taufan Pawe dan staf kota lainnya saling berpelukan dan mengucapkan selamat tinggal dengan tangis haru.
Pelepasan jabatan ini menandai akhir dari masa kepemimpinan Taufan Pawe sebagai Wali Kota Parepare, sementara warga kota menantikan kepemimpinan baru yang akan meneruskan perjuangan memajukan kota ini.
Berita Terkait
-
Trudeau Menangis di Pidato Terakhir: Siapakah Penggantinya dan Bagaimana Nasib Kanada di Bawah Ambisi Trump?
-
Rumah Muhammad Hatta di Parepare Disita KPK
-
Bikin Terenyuh! Demi Sesuap Nasi Ribuan Porter Berlarian Berebut Angkat Barang Penumpang
-
Top 5 Pelabuhan Terpadat di Indonesia Timur untuk Mudik Lebaran 2024
-
Bahagianya Sappe Pawai kemenangan, Disebut Prabowo Nyamar Jadi Nelayan dan Dihina Satu Indonesia
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting
-
Alarm Pagi Bikin Stres? Ini 9 Trik Jitu Kembali Produktif Setelah Liburan
-
BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Luwu Timur
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar