SuaraSulsel.id - Seorang bocah laki-laki di Gorontalo, Sulawesi Utara menjadi korban tabrak lari. Rekaman video kondisi bocah tersebut ramai beredar di media sosial sehingga menuai simpati dari netizen.
Viral di Instagram, video mengenai bocah di Gorontalo yang jadi korban tabrak lari ini diunggah oleh akun @dagelon_gorontalo pada Minggu (15/10/2023) lalu.
Berdasarkan keterangan unggahan di akun Instagram tersebut, tidak disebutkan dengan pasti mengenai kapan kejadian nahas ini terjadi. Dalam foto dan video yang beredar, bocah laki-laki ini didampingi oleh kakeknya yang sudah cukup sepuh.
Bocah laki-laki ini mengalami luka yang cukup parah di bagian kaki dan luka-luka ringan di wajahnya. Dirinya pun terlihat menggunakan nasal kanul untuk memberinya asupan oksigen.
Sang kakek yang mendampingi bocah laki-laki ini terlihat beberapa kali mengelus dada cucunya yang terus memanggil namanya. Kakek yang tinggal seorang diri dengan cucu laki-lakinya ini nampak menangis ketika melihat kondisinya sang cucu.
Unggahan di akun @dagelon_gorontalo menyebut jika saat ini, kondisi bocah laki-laki tersebut kini sudah mendapat perhatian dari pemerintah Gorontalo. Di sisi lain, donasi untuk bocah ini masih terus dilakukan oleh netizen.
"Ya Allah, setua itu, harus jaga cucu dan kena musibah. Ayo bapak mamanya pulang lah, kasihan opanya ini" balas netizen.
"Ya Allah adek, kuat adek. Tegar, selalu dalam lindungan Allah SWT. Kami di sini hanya bisa mendoakan adek agar cepat sembuh" komentar akun lainnya.
"Ya Allah, semoga lekas membaik dek, sehat selalu opa" ungkap netizen.
Baca Juga: Tenggelam Sejak Sabtu Sore, Jasad Dua Bocah Ditemukan di Sekitar Dam Colo Wonogiri
Saat ini, bocah di Gorontalo yang jadi korban tabrak lari ini sudah mendapat perawatan intensif. Sedangkan pelaku tabrak lari masih juga belum ditemukan.
Berita Terkait
-
Bocah 7 Tahun di Malang Jadi Korban Penganiayaan Keluarga Sendiri, Ayah Kandung Hingga Ibu Tiri Lakukan Hal Keji Ini
-
Bocah di Malang Disiksa dan Disekap Keluarga, Kondisinya Memprihatinkan
-
Jasad Dibuang di Saluran Irigasi, Bocah 13 Tahun di Indramayu Tewas Dibunuh Ibu Kandung
-
Gegara Makan Rambutan, Tante Nekat Setrika Dada dan Punggung Bocah 5 Tahun di Simalungun
-
Gegara Habiskan Rambutan, Bocah 5 Tahun Ini Disetrika Tantenya Sendiri
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Kolaka Wajibkan ASN Bersepeda Tiap Hari Kamis
-
DPO 3 Tahun, Mantan Camat Tersangka Kekerasan Seksual Diserahkan ke Jaksa
-
Survei APJII Segini Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026
-
Pernah Gugat KFC Rp4 Miliar, Kini Om Botak Dicari Polisi Kasus Ambulans Desa
-
Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Sidang di Kantor Dukcapil