SuaraSulsel.id - Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dikabarkan jadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kabar penetapan tersangka santer tersebar setelah komisi antirasuah melakukan penggeledahan di rumah dinas Mentan kawasan Widya Chandra, Kebayoran Baru Jakarta Selatan sejak Kamis, 28 September 2023. Penggeledahan bahkan masih berlangsung hingga Jumat, pagi tadi.
KPK sendiri hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, kasus di pusara Kementerian Pertanian saat ini masih dalam proses penyelidikan. Penggeledahan dilakukan di rumah dinas Syahrul untuk mengumpulkan alat bukti.
"KPK hanya akan sampaikan seluruh proses penanganan perkara secara utuh pada saatnya setelah semua proses penyidikan cukup dilakukan," ujar Ali dalam keterangannya yang diterima SuaraSulsel.id, Jumat, 29 September 2023.
Belum diketahui barang bukti apa saja yang diamankan dari penggeledahan di rumah dinas Syahrul Yasin Limpo. Namun, mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke Roma, Italia.
Diketahui, kasus dugaan korupsi di Kementan sudah diselidiki sejak tahun 2021 lalu. Ada tiga klaster dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki KPK, salah satunya terkait jual beli jabatan.
Syahrul sendiri sudah menjalani pemeriksaan di KPK pada bulan Juli 2023 lalu. Selain itu ada dua pejabat lainnya yaitu Direktur Alat dan Mesin Pertanian Moh Hatta dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono.
* Berikut Perjalanan Karir Syahrul Yasin Limpo
Syahrul Yasin Limpo adalah Menteri Pertanian RI ke 28. Ia bergabung di kabinet Jokowi dan dilantik pada 23 Oktober 2019 lalu.
Pria kelahiran 16 Maret 1955 itu merupakan seorang mantan Birokrat ulung dan kini jadi politisi partai NasDem. Karirnya di pemerintahan dimulai dari kepala desa di kabupaten Gowa pada tahun 1980. Kemudian, terpilih jadi Bupati Gowa dua periode.
Seusai menjabat sebagai Bupati, ia melanjutkan karirnya ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan menjabat sebagai kepala dinas Humas dan Protokol. Lalu pada tahun 2003, Syahrul mendampingi Amin Syam maju di Pilgub Sulawesi Selatan dan terpilih.
Syahrul menjabat sebagai Wakil Gubernur sampai tahun 2008, sebelum akhirnya memilih "pisah ranjang".
Ia lantas mencalonkan diri menjadi Gubernur berpasangan dengan Agus Arifin Nu'mang pada tahun 2008.
Pasangan dengan tagline "Sayang" itu terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur hingga dua periode.
Perjalanan politiknya pun tak mulus. Sebelum hengkang ke NasDem, Syahrul dulunya merupakan politikus Golkar.
Berita Terkait
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone