SuaraSulsel.id - Ungkapan kekecewaan disampaikan pihak Kementerian Agama (Kemenag) perwakilan Sulawesi Selatan. Pasalnya, petugas pembaca doa mendadak diganti. Jelang upacara peringatan HUT RI ke-78 di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.
Padahal Kementerian Agama perwakilan Sulawesi Selatan sudah diundang sebagai pembaca doa di peringatan HUT RI yang digelar hari ini di pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.
Namun, detik-detik menjelang upacara pengibaran bendera, tugas membaca doa mendadak diserahkan ke Ustaz Das'ad Latif.
Hubungan Masyarakat Kemenag Perwakilan Sulsel Mawardi membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan soal kronologi pembatalan yang membuat pihaknya kecewa.
Mawardi mengaku Kepala Kantor Kemenag Sulsel Khaeroni sedang berhalangan hadir. Sehingga tugas membaca doa diamanahkan ke Kepala Bagian Tata Usaha Ali Yafid.
Ali Yafid hadir di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel 35 menit sebelum upacara dimulai. Ia terlihat duduk di jejeran kursi kedua dari depan, sesuai arahan dari protokol Pemprov Sulsel.
Namun, setelah Komandan Upacara menyiapkan barisan, Ali Yafid tiba-tiba didatangi seorang protokol. Ali diminta membacakan doa pada sore hari. Karena akan digantikan oleh ustaz Das'ad Latif.
"Tabe, pak, kita nanti sore yang baca doa. Ini ustad Das'ad yang akan baca doa," ucap Mawardi menirukan perkataan protokol tersebut.
Ali Yafid lantas meninggalkan tempat acara dan kembali ke Kantor Kementerian Agama.
Mawardi mengaku sudah meminta klarifikasi Pemprov Sulsel alasan pembatalan pembacaan doa, tapi tidak ada konfirmasi.
"Yang jelas kami sangat kecewa. Ini acara kenegaraan dan kami diundang resmi untuk baca doa. Kami pun sudah hadir memenuhi undangan tersebut, tapi dibatalkan tanpa alasan yang jelas," tuturnya.
Kemenag Sulsel pun menegaskan tidak akan hadir pada acara penurunan bendera, sore nanti.
Tak hanya pembaca doa, komandan upacara juga dikabarkan berganti jelang detik-detik pengibaran bendera.
Sedianya, yang akan bertindak sebagai komandan upacara adalah Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan.
Namun tiba-tiba digantikan oleh Kasi Kamhanlan Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pas Andi Prasetyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar