Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melihat jasad dokter Mawarthi Susanthy di Kota Makassar, Senin 13 Maret 2023. Mawarthi adalah dokter spesialis paru-paru yang diduga dibunuh di Nabire, Papua Tengah [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]
"Menurut pengakuan pelaku (KW) seharusnya pelaku menerima insentif Covid senilai Rp15 juta namun hanya dikasih Rp7 juta. Ditambah pernyataan korban kepada pelaku yaitu kamu hanya cleaning service, jadi kamu terima saja segitu," beber Irjen Fakhiri.
Dalam kasus pembunuhan dokter itu, lanjut Kapolda, pelaku hanya seorang diri. "Pengakuan dia hanya seorang diri yang membunuh korban, namun kami masih kembangkan," jelasnya.
Saat ini pelaku KW telah diamankan di Mapolres Nabire guna pemeriksaan lebih lanjut.
Diketahui, kasus tewasnya Dokter Mawartih sempat menjadi atensi pemerintah pusat. Bahkan Menteri Kesehatan sempat bersurat kepada Kapolri agar segera mengusut tuntas kematian Dokter Mawartih yang dinilai tidak wajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Gubernur Andi Sudirman Serahkan Mobil Operasional untuk Puskesmas Rongkong
-
Gubernur Sulsel Luncurkan Penerbangan Perdana Masamba-Makassar
-
BRI Perkuat Brand Lewat Clash of Legends 2026, Tampilkan Barcelona Legends di GBK Senayan Jakarta
-
Kredit Commercial BRI Tumbuh Rp22,6 Triliun Dibandingkan Tahun Sebelumnya
-
Tak Terima Jusuf Kalla Dilaporkan, Sejumlah Organisasi Minta Laporan Dicabut: Itu Salah Paham!