SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares meminta anak-anak asuhnya untuk tampil lebih baik dari pertandingan sebelumnya ketika menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-30 Liga 1 Indonesia di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Senin.
Soal persiapan timnya, Tavares mengatakan skuadnya hanya fokus kepada pertandingan serta melakukan pemulihan karena jarak waktu yang cukup singkat.
"Terkait persiapan kami tidak memiliki waktu lebih, kita hanya fokus memulihkan diri yang kita miliki dan kita hanya punya tiga hari di antara pertandingan-pertandingan kita, lawan punya enam hari namun itu jadwal yang ditetapkan," ungkap Tavares seperti dikutip dari laman resmi klub, Minggu 12 Maret 2023.
Pada pertandingan sebelumnya PSM Makassar perlu menunggu hingga menit akhir untuk memenangkan pertandingan kontra Persikabo 1973, yang pada akhirnya mereka menangkan dengan skor 1-0.
"Sebelumnya kita tidak bermain bagus. Tapi mereka (pemain PSM) adalah manusia, berarti mereka bisa juga lelah dan mereka bukan mesin atau robot sehingga kita mendapatkan kesalahan passing dalam pertandingan," sambungnya.
Lebih lanjut Tavares meminta PSM Makassar untuk tetap mewaspadai Persita Tangerang karena dalam beberapa pertandingan terakhir skuad Laskar Pendekar Cisadane berada dalam performa yang baik.
Pelatih asal Portugal itu menilai anak-anak asuhnya perlu tampil maksimal dan menunjukkan kemauan mereka untuk mendapatkan hasil maksimal.
Selain itu, Tavares juga berharap hadirnya suporter dari PSM Makassar pada pertandingan nanti agar dapat memberikan energi tambahan kepada penggawa Juku Eja.
"Kalau kita mau hasil bagus besok, berarti kita harus menunjukkan kemauan bahwa kita bisa lebih maksimal dan mendapatkan hasil yang lebih baik daripada tim lawan," jelas Tavares.
Baca Juga: CEK FAKTA: David da Silva Putuskan Tinggalkan Persib Bandung di Musim 2023/2024, Ini Alasannya
"Saya harap kehadiran suporter untuk mendukung kita karena akan memberikan energi ekstra ke pemain di tengah-tengah jadwal yang padat," pungkasnya.
Dukungan Suporter
Pelatih Persita Tangerang Luis Edmundo mengatakan timnya mencoba memanfaatkan status sebagai tuan rumah ketika menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-30 Liga 1 Indonesia di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Edmundo mengatakan PSM Makassar merupakan tim yang kuat. Namun dukungan dari suporter Persita Tangerang akan berusaha dimaksimalkan dengan baik oleh Laskar Pendekar Cisadane.
"Buat saya semua pertandingan sama, artinya buat saya semua pertandingan sulit. PSM sedang di papan atas pasti tim yang sulit untuk dihadapi, tapi sama dengan semua pertandingan. Kita akan hadapi pertandingan ini sangat serius, pemain sudah berdiskusi untuk kerja maksimal," ungkap Edmundo.
Meski kini Persita Tangerang berjarak 28 poin di klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan PSM Makassar, Edmundo meminta anak asuhnya untuk tetap mempertahankan gaya bermain mereka ketika tampil di rumah sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, BRI Konsisten Jalankan Praktik Ramah Lingkungan
-
Kampung Koboi Jadi Ikon, Desa Tugu Selatan Tumbuh Berdaya Bersama Program Desa BRILiaN
-
Tolong Tenang! Stok BBM di Sulawesi Selatan Aman, Meski Antrean Mengular
-
TPA Antang Makassar Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik, Begini Penjelasan Wali Kota
-
Dukun Viral Lakukan Gerakan Seperti Salat Dipanggil Polisi, Baca Mantra Tak Pantas