Modus Penipuan Dibongkar Istri
Haerul (30), pria di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ditangkap karena mengaku sebagai anggota polisi. Kedoknya dibongkar oleh istri sendiri, MA.
Pengakuan brimob gadungan itu terbongkar setelah pelaku tidak pulang dua pekan ke rumah. Ia ternyata menikah lagi dan ingin menyematkan status ibu bhayangkari ke istri keduanya.
MA pun merasa keberatan dan melapor ke Polda Sulsel. Ia mengambil Kartu Tanda Anggota (KTA) suaminya diam-diam dan membawanya ke Polda. Dari situ ketahuan bahwa Haerul ternyata bukan anggota polisi.
MA tidak menaruh rasa curiga. Walau sebenarnya ia sadar selama ini tidak dilibatkan pada acara Bhayangkari, sama seperti istri polisi pada umumnya.
Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, pelaku sudah menipu istrinya selama delapan tahun. Ia mengaku berpangkat Briptu.
Motifnya karena ingin diakui di kampungnya. Kata Heru, pelaku merasa dikagumi jika menjadi anggota polisi.
"Kartu tanda anggota miliknya palsu. Itu dia palsukan dengan cara discan sebaik mungkin, dilaminating sehingga mengkilat," kata Heru, Minggu, 26 Februari 2023.
Dengan KTA itu, pelaku meminta rekomendasi kepala dusun di kampung istrinya untuk membuat KTP. Sehingga, pekerjaan di kolom KTP milik pelaku tertulis polisi.
Baca Juga: Tak Disangka Pak Bhabin Ngaku ke Wakapolda Banten Pernah Jadi Ajudan Wapres, Ternyata eh Ternyata...
"Dia juga bikin SIM A dan SIM C dengan pekerjaan anggota Polri," kata Heru.
Sejauh ini belum ada laporan tindak pidana penipuan mengatasnamakan Brimob yang dilakukan oleh pelaku. Namun, Heru mengaku pihaknya akan melakukan penyelidikan secara langsung.
Haerul ditangkap oleh Intelmob Pabaeng-baeng pada Kamis, 23 Februari 2023. Polisi memastikan bahwa yang bersangkutan bukan anggota Polri.
Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando, sebelumnya, mengatakan Haerul mengaku sebagai anggota Brimob. Tujuannya agar disenangi dan ditakuti di keluarga istrinya.
"Dilaporkan langsung oleh istrinya karena curiga. Dia (pelaku) mengaku-ngaku anggota Brimob," ujar Lando.
Haerul bahkan membuat Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri yang mirip dengan aslinya. KTP dan SIM miliknya juga tertulis sebagai anggota Polri untuk meyakinkan istrinya.
Berita Terkait
-
Tak Disangka Pak Bhabin Ngaku ke Wakapolda Banten Pernah Jadi Ajudan Wapres, Ternyata eh Ternyata...
-
Nangis-Nangis di Penjara Sampai Minta Tolong Hotman Paris, Nikita Mirzani Ditangkap Malam Hari, Faktanya Ini
-
Pengamat 'Sentil' Eks Jenderal Polisi Soal Kembalinya Bharada E Jadi Anggota Polri: Tak Ada Dasar Hukumnya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran
-
Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi
-
BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung
-
Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Tarik Rp85 Juta Tiap Gerai Indomaret
-
Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu