SuaraSulsel.id - Tim dokter Universitas Hasanuddin Makassar memperkuat tim Kementerian Kesehatan RI untuk membantu korban gempa di Turki.
"Tim dokter dari Universitas Hasanuddin yang merupakan dokter ahli di bidang masing-masing sebanyak 5 orang, hari ini berangkat bersama tim Kementerian Kesehatan untuk membantu pemerintah Turki," kata Kepala Biro Komunikasi Unhas Ahmad Bahar, Rabu 8 Februari 2023.
Dia mengatakan tim dokter Unhas bersama tim Kementerian Kesehatan sudah berangkat dengan pesawat Garuda hari ini ke Jakarta. Kemudian bergabung dengan Tim Kemenkes menuju Turki dengan pesawat Hercules.
Salah seorang dari tim dokter Unhas Prof Idrus A Paturusi mengatakan, tim dokter dari Unhas yang dikirim ke Turki ini untuk membantu para korban gempa bumi magnitudo 7,8.
Dia mengatakan ini adalah tugas kemanusiaan dan semua negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan bantuan, termasuk bantuan di bidang kesehatan.
Tim dokter Unhas ini bukan pertama kali menjalankan tugas kemanusiaan ke luar negeri, tetapi sudah memiliki jam terbang yang tinggi membantu korban bencana di berbagai belahan dunia.
"Kita doakan semoga tim dokter Unhas dan tim Kemenkes dapat dilancarkan dalam menjalankan amanah dari negara untuk tugas kemanusiaan," harap Bahar.
Mengenai, jangka waktu bertugas di lokasi gempa, ia mengatakan, belum mendapat informasi, namun diyakini jangka waktu bertugas di lokasi bencana akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. (Antara)
Baca Juga: Allah Akbar! Ternyata Ini Mengapa Gempa Turki Memiliki Daya Rusak Luar Biasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bupati Lutra: Kami Bersyukur Bantuan Bapak Gubernur Sulsel
-
Jalan Seko Dipercepat, Gubernur Sulsel Groundbreaking Ruas Sabbang-Tallang-Sae Rongkong
-
Kisah Penjual Ikan Keliling Naik Haji Setelah Menabung Puluhan Tahun
-
Jangan Tunggu Parah! Pentingnya Deteksi Dini Jantung yang Sering Disepelekan Pasien
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa