SuaraSulsel.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan agar pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghentikan penerimaan CPNS dan PPPK untuk sementara.
Hal tersebut dikatakan Tito menanggapi penggunaan anggaran di Pemprov Sulsel yang terlalu besar untuk menggaji pegawai. Menurutnya, pendapatan dan belanja pemerintah sangat jomplang.
"Belanja operasional pegawainya sangat besar sekali. 59,90 persen loh dibanding belanja modal dan belanja tak terduga," ujarnya di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat, 27 Januari 2023.
Tito mengatakan Sulsel punya APBD tahun 2023 senilai Rp9,9 Triliun. Dari angka itu, ada 59,90 persen atau Rp5,9 triliun untuk belanja pegawai.
Belanja pegawai dibagi lagi ke dalam lima item. Seperti, belanja pegawai Rp3,2 Triliun, belanja barang dan jasa Rp2,4 Triliun, belanja subsidi Rp20 miliar, belanja dana hibah Rp310 miliar dan belanja bantuan sosial Rp2,4 miliar.
Sementara, Rp1,7 triliun atau 17 persen untuk belanja modal, Rp25 miliar atau 0,25 persen untuk belanja tak terduga.
"Mohon maaf pak Gubernur, ini lebih banyak untuk pegawai. Perlu dikaji kembali untuk merekrut ASN dan PPPK," ungkapnya.
Menurut Tito, Pemprov Sulsel sebaiknya mengarahkan generasi muda untuk menjadi pengusaha. Tak perlu jadi PNS.
Ia katakan pegawai di pemerintahan sangat membebani anggaran daerah. Sementara pendapatan asli daerah sangat minim.
Baca Juga: Pengusaha Sulsel Apes, Sudah Setor Ratusan Juta Rupiah Untuk Suap BPK Sulsel Tapi Proyek Dihentikan
"Upayakan mereka, okelah memilih jadi anggota Polri, TNI. Tapi sebagian besar harus diarahkan jadi pengusaha sehingga membuka lapangan baru. Karena kalau rekrutmen terus memberatkan keuangan negara, ini besar sekali belanja pegawai," tegasnya.
Mantan Kapolri itu pun menyarankan agar Pemprov sebaiknya menyetop rekrutmen. Menurutnya, sudah saatnya memanfaatkan digitalisasi untuk mengurangi tenaga.
"Nyetop rekrutmen, manfaatkan digitaliasi untuk mengurangi tenaga," katanya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar
-
Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat
-
850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan
-
Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat
-
Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini