SuaraSulsel.id - Kelenteng Xiang Ma Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akan dibuka hingga dini hari. Dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek usai aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dicabut.
Pengawas Kelenteng Xiang Ma, Riady Panorama, menyampaikan bahwa tiga tahun terakhir kelenteng selalu ditutup pada sore hari, bahkan diadakan pembatasan jemaat saat pandemi COVID-19 merebak.
"Jadi besok (Sabtu), mulai tahun ini kami kembali membuka Kelenteng Xiang Ma mulai pagi hingga dini hari. Sebelumnya hanya sampai jam 5 sore sejak tiga tahun ini, " ujarnya, Jumat 20 Januari 2023.
Umat Konghucu di Kota Makassar diperkirakan mencapai seribu orang, namun dipastikan ibadah sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek tersebar di sejumlah kelenteng di Kota Makassar.
Berdasarkan pantauan ANTARA, warga beragama Konghucu tampak mulai berdatangan ke rumah ibadah tertua di Kota Makassar tersebut. Pengurus Kelenteng Xiang Ma tampak mempersiapkan pernak-pernik Imlek.
Riady menyebut bahwa sejumlah ritual seperti pencucian peralatan persiapan Tahun Baru Imlek telah dilakukan sejak pekan lalu, termasuk persembahan disiapkan.
Ryadi menjelaskan bahwa Tahun Baru Imlek diperingati sebagai pergantian musim mulai dari 1 hingga 15 Imlek yang merupakan puncak perayaan atau Cap Go Meh akan dilakukan pada malam purnama, tepatnya pada 5 Februari 2023.
"Imlek bukan perayaan keagamaan, agama apa pun yang dianut warga keturunan Tionghoa pasti memperingatinya," kata dia.
Baca Juga: Sejarah Imlek di Indonesia: Dibelenggu Pak Harto, Dibebaskan Gus Dur
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN