SuaraSulsel.id - AL (12), satu-satunya saksi mata kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Muh Fadli Sadewa. Ia kini diamankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar.
AL diketahui merupakan sepupu korban. Ia yang menyaksikan saat Fadli diimingi uang dan dibawa oleh pelaku AD (17).
Kepala UPT DP3A Pemkot Makassar Muslimin mengatakan, pihaknya mengamankan AL sementara di Rumah Aman. Mereka akan mendampingi saksi hingga persidangan nantinya.
"Kami pisahkan sementara dari lingkungan sosialnya. Itu untuk memulihkan traumatis dan memberi perlindungan ke saksi," ujar Muslimin saat dikonfirmasi, Kamis, 12 Januari 2023.
AL sudah dimintai keterangan di Mako Polrestabes Makassar sebanyak dua kali. Karena usianya masih di bawah umur, ia didampingi oleh tim Perlindungan Perempuan dan Anak.
Kata Muslimin, kondisi psikologi saksi dalam keadaan baik. Ia bisa menceritakan kronologi saat kejadian secara jelas kepada penyidik.
AL saat peristiwa itu juga hampir menjadi korban. Ia sempat diajak dan diimingi uang oleh pelaku, tapi ditolak.
"Ya, namanya juga anak yang menyaksikan kejadian, pasti ada rasa traumatisnya. Makanya kami tempatkan di ruangan yang nyaman. Ruangan yang ada mainan dan kita datangkan teman seusianya untuk cerita," jelas Muslimin.
Selain itu, pihaknya juga memberi perlindungan kepada kedua pelaku. Hal tersebut, kata Muslimin, sesuai dengan Undang-undang Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak (SPPA).
"Aturannya ada. Semua anak yang berhadapan dengan hukum berhak mendapatkan pendampingan selama proses hukum. Kami telah berkoordinasi dengan PPA untuk memberikan pendampingan selama proses BAP. Sampai nanti sampai proses penuntutan," ungkapnya.
Sebelumnya, Muhammad Fadli Sadewa, bocah 11 tahun di kota Makassar diculik dan dibunuh. Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada Selasa, 10 Januari 2023.
Fadli Sadewa dibunuh oleh dua orang remaja berinisial AD (17) dan MF (14). Sebelum dibunuh, korban diculik.
Tersangka AD terinspirasi dari konten negatif di intenet. Idenya muncul untuk menjual organ manusia karena ingin menjadi kaya.
Polisi menegaskan tersangka tidak terikat jaringan sindikat penjual organ. Ia hanya mempelajari di internet cara untuk mendapatkan uang.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar
-
Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?