Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Kamis, 05 Januari 2023 | 09:35 WIB
MUI sebut aliran Hakikinya Hakiki sesat [SuaraSulsel.id/MUI Sulsel]

Dari unggahan video tersebut nampak pula Akbar mengatakan bahwa dirinya pernah bertemu dengan Sawerigading. Namun dengan pengucapan yang salah yakni Sarewigading.

Selain itu, ia pun mengatakan pernah bertemu dengan Nabi Muhammad dan itu secara langsung bukan melalui mimpi serta menjamin masuk surga bagi para pengikutnya.

Para murid pak Yoga ini pun menyembah kepada karaeng 01 (Pak Yuda) bukan kepada Allah, namun ironinya jika berdoa tetap meminta kepada Allah.

Video tersebut diunggah pada 9 Desember 2022 dan telah beredar di postingan Facebook atas nama pemilik akun Firdakul yang berdomisili di Kota Makassar tepatnya di Jalan Sunu, Kecamatan Tallo.

Baca Juga: Kemenag Sulsel Kirim Tim ke Lokasi Penganut Aliran Bab Kesucian Gowa, Masyarakat Diminta Bersabar Tunggu Hasil

Maklumat MUI

Beredarnya video unggahan yang menyebarkan aliran sesat ini, MUI Kota Makassar merilis maklumat dengan maklumat Nomor Maklumat-01/MUI.MKS/XII/2022 tentang ajaran Hakikinya Hakiki.

Langkah MUI Makassar diapresiasi oleh Sekretaris Umum MUI Sulsel Muammar Bakry yang dengan cepat mengambil langkah dan mengeluarkan maklumat untuk menyikapi kesesatan yang ada pada kelompok tersebut. Sebab salah satu tugas dari MUI adalah menjaga umat dari aliran-aliran yang sesat serta aliran yang radikal.

“Ini adalah maklumat dari MUI Makassar yang sifatnya merekomendasi kepada pihak yang berwenang untuk melakukan pembinaan hingga penindakan jika hal tersebut dibutuhkan. Selain dari itu dengan maklumat ini diharapkan ada pencegahan yang maksimal kepada warga agar tidak terpengaruh dengan ajaran yang merusak akidah Islam”.

Baca Juga: Penganut Ajaran Hakikinya Hakiki Mengaku Bertemu Allah, MUI Sulsel Sebut Sesat

Load More