SuaraSulsel.id - Bupati Sinjai Andi Seto Asapa mengajak warga membudidayakan alpukat aligator. Dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Masyarakat Sinjai mayoritas adalah petani dan nelayan. Potensi pertanian dan kelautan melimpah di Sinjai. Alpukat aligator adalah salah satu jenis yang bisa dikembangkan karena kelebihannya lebih banyak dari jenis biasanya," ujarnya melalui keterangannya di Makassar, Rabu 7 Desember 2022.
Andi Seto Asapa mengatakan ada beberapa kelebihan alpukat aligator, pertama ukurannya yang jumbo, daging buah tebal, citarasa gurih, tingkat adaptasi tinggi, perawatan mudah, tahan terhadap serangan ulat dan tingkat produktivitas tinggi.
Bupati Sinjai usai penanaman pohon alpukat itu menyambut baik dilaksanakannya penanaman alpukat aligator oleh TNI.
Menurut dia, dalam pengembangannya sebagai salah satu tanaman hortikultura akan berdampak besar terhadap kemajuan sektor pertanian di Sinjai.
"Apa yang sudah digagas oleh Dandim mudah-mudahan buah ini dapat dipelihara dengan baik. Apalagi alpukat jenis ini cukup menjanjikan untuk dikembangkan di Sinjai. Aligator ini memiliki ukuran buah yang jauh lebih besar dan memiliki daging buah yang sangat tebal," katanya.
Ia pun mengajak masyarakat Sinjai untuk mengembangkan buah alpukat jenis aligator ini sebagai buah dengan pangsa pasar prospektif dan banyak dibutuhkan masyarakat.
Sementara itu, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf Sumardi mengatakan program ini digagas karena Kabupaten Sinjai memiliki banyak potensi, baik dari potensi alam maupun potensi warga yang sangat antusias dalam melaksanakan budidaya alpukat aligator.
Ia menyebutkan jika hingga saat ini sudah ada sekitar 1.000 bibit alpukat aligator telah ditanam yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sinjai.
Baca Juga: Bupati Sinjai Minta Maaf Atas Insiden Penganiayaan 8 Atlet Dayung Kabupaten Selayar
"Ke depan dengan dukungan dari Bupati diharapkan semakin banyak masyarakat di Sinjai menanam alpukat aligator sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli