SuaraSulsel.id - TNI dan Polri mengerahkan 3.000 aparat gabungan untuk mengamankan agenda kunjungan kerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin ke Jayapura, Papua, pada Senin (28/11) hingga Selasa (29/11).
Komandan Resor Militer (Danrem) 172/Praja Wira Yakthi Brigjen J.O. Sembiring di Jayapura, Minggu, mengatakan ribuan personel gabungan itu disiagakan di lokasi-lokasi yang akan dikunjungi dan dilewati Wapres Ma'ruf Amin beserta rombongan.
"Kami sudah mengecek dan anggota langsung ditempatkan di tempat-tempat yang sudah ditentukan," kata Sembiring usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan VVIP di Lapangan Taman Trisila Lantamal X, Jayapura, Papua, Minggu 27 November 2022
Apel kesiapsiagaan itu digelar untuk mengecek pasukan yang akan melakukan pengamanan tamu VVIP di setiap titik, termasuk pengecekan lokasi kunjungan Wapres Ma'ruf Amin.
Sembiring juga berharap semua pihak, terutama para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan semua warga di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, bersama-sama menjaga perdamaian dan ketentraman selama kunjungan Ma'ruf Amin di Tanah Papua.
Kepada seluruh aparat keamanan, Sembiring menginstruksikan agar tetap melakukan antisipasi pergerakan warga yang ingin menghambat kelancaran kunjungan Wapres Ma'ruf Amin.
Kunjungan kerja Wapres Ma'ruf Amin di Jayapura diagendakan meresmikan Kantor Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), beraudiensi dengan jajaran Pemprov Papua, serta mengunjungi salah satu lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Jayapura. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Unhas Siap Jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur
-
Makassar Bakal Kehabisan Tempat Pemakaman di 2028, Apa Langkah Pemkot?
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?
-
Unhas Kampus Pertama Kelola MBG, Rektor: Ini Laboratorium Nyata Bagi Kami