SuaraSulsel.id - Sejumlah rumah toko (ruko) dibangun oleh Kodim 1418 Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menjual kuliner makanan khas Sulawesi. Nantinya ruko ini akan menjanjakan makanan khas dan oleh-oleh Sulawesi.
Ruko Kartika tersebut dibangun di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju.
Komandan Kodim (Dandim) 1418 Kabupaten Mamuju Kolonel Inf. M. Imasfy di Mamuju, Kamis (24/11/2022) mengatakan bahwa peresmian toko itu merupakan inisiatif yang bagus sebagai salah satu upaya kodim setempat dalam meningkatkan atau mempromosikan budaya lokal.
"Program ini untuk meningkatkan dan mendukung pembangunan sektor pariwisata dengan mempromosikan hasil budaya Sulbar," katanya.
Program ini, lanjut dia, juga akan menambah pendapatan bagi koperasi di kodim setempat. Koperasi ini yang telah punya surat izin usaha ini akan dikembangkan lagi dengan berbagai usaha lainnya.
Selain itu, usaha tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI dan keluarganya yang akan bisa menjadi peluang bisnis ketika terus mengembangkannya.
Sulbar menurutnya juga memiliki potensi makanan khas dan kerajinan yang akan menarik bagi setiap orang yang berkunjung Sulbar sehingga ruko ini untuk menjadi tempat berkunjung sekaligus membeli makanan khas dan kerajinan Sulbar.
Promosi melalui media sosial maupun sistem marketing yang baik, kata dia, akan dilakukan agar Ruko Kartika ini dapat dikenal masyarakat luas.
Ia mengemukakan bahwa peluang usaha akan terbuka lebar dengan adanya ruko yang menjual makanan khas Sulbar dan kerajinan masyarakat setempat.
Bahkan, pihaknya akan membangun relasi bisnis dengan berbagai usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) lainnya di Sulbar agar dapat berkembang.
"Kami meminta dukungan perbankan agar usaha tersebut mendapatkan dukungan modal usaha dan mampu berkembang," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN