Usai dikeroyok, Andre pulang ke rumahnya. Tidak jauh dari hotel. Namun saat tiba depan rumah, sejumlah rekan-rekan Andre yang sedang nongkrong melihat Andre sudah penuh luka di wajah.
Teman-teman Andre pun langsung menuju lokasi kejadian. Depan Hotel Dmaleo. Mencari pelaku pengeroyokan.
Salah satu yang berada di lokasi subuh hari itu adalah Ketua Batalyon 120 Rusdi.
Saat mereka tiba depan Hotel DMaleo suasana sudah panas. Sehingga terjadi perkelahian di jalan raya sampai ke dalam hotel.
"Rusdi juga jadi korban pengeroyokan. Wajahnya saat ini bengkak penuh memar," kata Izal.
Usai keributan, kata Izal, Rusdi tidak langsung meninggalkan lokasi. Sehingga polisi langsung menangkap Rusdi dan membawanya ke Mapolsek Rappocini.
"Jadi tidak benar jika Batalyon 120 melakukan penyerangan dan pengrusakan ke hotel. Ini adalah masalah pribadi. Tidak ada kaitannya dengan Batalyon 120," kata Izal.
Izal mengatakan, Batalyon 120 sama saja dengan organisasi lain. Jika ada anggota yang terlibat kasus hukum. Tidak serta merta membawa atau mewakili organisasi.
"Sekali lagi saya tegaskan tidak ada koordinasi dan instruksi dari Batalyon 120 untuk kasus di Hotel Dmaleo," kata Izal.
Baca Juga: Detik-detik 2 Pekerja Kantor Pengadilan Negeri Makassar Tertimpa Pohon Besar
Izal mengatakan kasus ini sedang ditangani polisi. Jika benar ada anggota Batalyon 120 yang melakukan penyerangan, pasti akan diberikan sanksi organisasi.
"Karena sejak awal kehadiran kami adalah menjaga Makassar tetap aman. Kami tidak ingin melakukan pembelaan, tapi tolong jangan buat berita yang tidak utuh dan selalu menyalahkan Batalyon 120," ungkap Izal.
Sebelumnya, viral berita Ketua Batalyon 120 Rusdi disebut menyerang Hotel Dmaleo Jalan Pelita Raya Makassar. Setelah kejadian tersebut, Rusdi bersama sejumlah rekannya ditangkap dan diamankan di Mapolsek Rappocini.
Kasus ini sementara ditangani polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
15 WNA Filipina Asal Malaysia Terdampar di Buol, Begini Nasibnya
-
Apakah Korban Pesawat ATR 42-500 Terima Asuransi? Ini Penjelasan Perusahaan
-
Basarnas Gelar Doa Bersama Penutupan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500
-
Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global
-
Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Ruas Jalan di Enrekang