SuaraSulsel.id - Istri yang memiliki suami lebih dari satu membuat suami lain emosi dan cemburu.
YN suami pertama, warga Desa Tupa, Kecamatan Bulango Utara meregang nyawa di tangan HM, suami ketiga perempuan Yuni. Kejadian tragis ini terjadi, Rabu (16/11/2022).
Informasi yang dirangkum gopos.id -- jaringan Suara.com, penganiayaan yang menyebabkan kematian ini terjadi pada pukul 06.00 Wita.
YN yang tinggal bersama dengan istrinya didatangi oleh HM. Pelaku HM sendiri diketahui merupakan suami ketiga dari istri YN.
HM yang terbakar api cemburu mengetuk pintu rumah yang ditinggali oleh istrinya bersama suami pertamanya.
Setelah dibukakan pintu oleh istri dari YN, pelaku langsung menarik tangannya hingga terjadi keributan. YN yang kala itu sedang tertidur akhirnya terbangun dan melihat istrinya sedang cekcok dengan HM.
HM yang kala itu sudah membawa senjata tajam jenis parang langsung membacok YN pada bagian tangan dan punggung. YN sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila namun nyamanya tidak tertolong.
Pelaku HM sendiri sudah diamankan di Polsek Bulango Utara beserta barang bukti untuk penanganan lebih lanjut.
Kepolisian memastikan kasus penikaman yang menewaskan YN alias Yusrin (40) warga Desa Tupa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, dilatarbelakangi faktor cemburu.
Baca Juga: Heboh Isu Selingkuh Denise Chariesta, Regi Datau Tiba-tiba Masuk Rumah Sakit
HM alias Helmi (51 tahun) nekat menikam Yusrin karena cemburu setelah mengetahui istrinya, YM alias Yuni (47 tahun) rujuk kembali dengan Yusrin.
Informasi yang diperoleh gopos.id -- jaringan Suara.com, Yusrin merupakan suami pertama dari Yuni.
Sementara Helmi adalah suami ketiga dari Yuni. Uniknya baik Yusrin maupun Helmi sama-sama tinggal di Desa Tupa, Kecamatan Bulango Utara, Bone Bolango.
Penikaman bermula ketika Helmi sedang bekerja di wilayah Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara.
Saat itu pria yang tercatat bekerja sebagai penambang itu mendapat informasi bila istrinya Yuni telah kembali lagi alias rujuk dengan Yusrin.
Informasi yang diterima melalui sambungan seluler tersebut, membuat darah Helmi mendidih. Ia terbakar api cemburu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
7,8 Juta Rokok Ilegal Masuk Makassar, Modus Sembunyi di Peti Kemas Berhasil Dibongkar Bea Cukai
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN