SuaraSulsel.id - Baliho Negara Republik Melanesia di halaman Gereja Kristen Melanesia Oikumene Jemaat Sion Serui dibongkar petugas.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Polres Kepulauan Yapen membongkar paksa baliho, Sabtu 15 Oktober 2022.
disinyalir dinaikkan oleh simpatisan yang mengatasnamakan dari Negara Republik Melanesia atau Bintang 14 Melanesia Rayon Yapen. Karena bertentangan dengan ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Berdasarkan informasi di lapangan, baliho dipasang pagi hari sekitar pukul 06.30 WIT. Sebelumnya jemaah melakukan ibadah.
Dalam baliho memberi informaso tentang pergantian nama. Dalam proses perubahan sistem pemerintahan Negara Republik Melanesia dan pembayaran gaji 14 dolar Melanesia bagi ASN Pemerintah Transit Negara Republik Melanesia berdasarkan kepada amnesti internasional 30 tahun 1988-2018.
Kabag Ops Polres Kepulauan Yapen, AKP Lintong Simanjuntak menyebutkan, pembongkaran dilakukan. Setelah adanya informasi bahwa simpatisan yang mengatasnamakan dari Negara Republik Melanesia menaikkan baliho.
“Anggotanya telah menyampaikan kepada mereka untuk tidak menaikkan baliho, namun pagi harinya mendapatkan informasi bahwa simpatisan dari Negara Republik Melanesia tetap memasang baliho pada akhirnya harus diturunkan,” kata Lintong dikutip dari rilis Humas Polda Papua.
Polres Kepulauan Yapen telah memberikan pemahaman dan pandangan tentang Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum harus sesuai aturan-aturan yang berlaku.
“Kita ini NKRI, sedangkan mereka pasang baliho katanya sudah merdeka. (Padahal) mereka berada di atas Negara NKRI jadi tidak bisa, petunjuk dari pihak Polres Kepulauan Yapen bahwa menyampaikan secara persuasif dan humanis untuk mereka bisa menurunkannya,” terangnya.
Baca Juga: Viral Baliho Puan Maharani di Tangerang, Cantumkan Status Anak dan Cucu Presiden
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi, Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah